Keluhan
Nama saya M Lucky Akbar. Saya adalah pengguna kartu kredit Citibank Gold dengan nomor ID 4541 7800 SSSS SSSS. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada Citibank yang telah memberikan pelayanan dengan baik hampir selama satu tahun saya bergabung. Namun demikian 2 bulan terakhir ini ada yang aneh dalam tagihan kartu kredit saya. Pada tagihan bulan Juni saya dinyatakan lebih bayar sampai dengan Rp 2,506,617. Pada bulan Juli tagihan saya mencapai Rp 5,494,475 dan setelah dipotong tagihan pada bulan Juni maka total tagihan yang harus saya bayar pada Bulan Juli adalah Rp 2,691,350.
Saya pernah melaporkan permasalahan ini ke Branch Citibank di Mangga Dua pada hari Jumat tanggal 30 Juli 2010 pukul 09.00 pagi. Di sana saya diterima oleh Ibu Dotty yang langsung menghubungkan dengan Customer Service (CS) Citibank.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu membuat jumlah tagihan saya di bulan Juli mencapai total 5 juta lebih. Saya katakan kepada Saudari Ursita bagaimana mungkin saya membeli barang dengan dua kali pembayaran. Dan, Saudari Ursita mengatakan itu kesalahan sistem dan dia akan mencari tahu penyebabnya.
Setelah saya tunggu sampai jam 10.30 ternyata Saudari Ursita tidak dapat memberikan jawaban yang jelas mengapa bisa terjadi kesalahan seperti itu. Dia mengatakan akan mengecek lagi ke dalam sistem dan akan menghubungi saya setelah jam makan siang di hari yang sama. Namun, sampai saya mengirimkan email ini ke Citibank saya belum dihubungi balik oleh CS Citibank yang menangani masalah saya tersebut.
Saya coba menunggu dan bersabar. Namun, karena tidak dihubungi juga saya mengirim email ke indonesia.customer.service@citi.com yang isinya secara garis besar meminta klarifikasi dari Citibank untuk dapat mengklarifikasi hal tersebut sebelum tanggal jatuh tempo (tanggal 11 Agustus 2010) dan memberikan win-win solution terhadap permasalahan ini sebagai bentuk pelayanan prima kepada nasabah. Termasuk untuk nasabah kecil seperti saya.
Namun, saya tunggu sampai lima hari setelah saya kirim email tersebut ternyata tidak ada respon apa pun dari Citibank. Untuk itu saya berharap dapat mengingatkan Citibank kembali mengenai permasalahan yang saya alami. Semoga hal yang saya alami tidak terulang lagi kepada nasabah-nasabah kecil yang lain.
Regards,
M Lucky Akbar SSos MSi
Monev Head Section of Republik Indonesia MoF e-Procurement Center
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































