ANZ Panin Pura-pura Lupa

Suara Pembaca

ANZ Panin Pura-pura Lupa

- detikNews
Senin, 09 Agu 2010 15:39 WIB
ANZ Panin Pura-pura Lupa
Keluhan
Saya bermasalah dengan kartu kredit ANZ Panin (Kartu cicilan nomor: 4157 3500 7769 5007) pada 2 tahun yang lalu. Saya datang ke Kantor ANZ (waktu itu masih di Gd GKBI) dan sesuai kesepakatan dengan pihak ANZ diwakili oleh Sdri Niken (terlampir).

Saya sudah menyelesaikan pembayaran pada tanggal 10 Desember 2008. Sebagaimana mestinya ANZ wajib mengeluarkan 'surat lunas' yang sudah saya minta berkali-kali dengan janji akan memfaksimili atau dikirim ke kantor. Waktu berlalu tanpa ada kabar dari ANZ. Saya pikir masalah ini sudah 'tuntas'.

Tepat 2 (dua) tahun sudah berlalu tiba-tiba saya mendapat kabar dari tetangga kakak saya bahwa ada Collector ANZ yang mencari saya karena punya 'hutang' yang tidak dibayar dengan kata-kata kotor dan 'tidak sopan' menurut keluarga saya. Oleh karena saya tidak lagi tinggal di sana keluarga saya memberikan nomor handphone (HP) saya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak lama saya pun dihubungi oleh pihak ANZ 'lagi'. Saya sudah menjelaskan bahwa saya sudah menyelesaikan tagihan itu, danย  seharusnya saya yang minta atau menagih surat lunas dari ANZ. Tapi, sepertinya pihak ANZ terus memaksa saya untuk membayar tagihan tersebut.

Karena saya sudah pindah-pindah kantor dan tempat tinggal saya susah untuk menemukan bukti-bukti tersebut (karena sudah lama). Apabila saya sudah menemukan kembali bukti pembayaran tersebut apakah mereka tidak akan melakukan hal yang sama seperti 2 (dua) tahun yang lalu? ANZ tidak juga mengeluarkan 'surat lunas'.

Saya bingung dengan ANZ. Bukankan setiap account pembayaran ada di sistem? Dan, setiap kegiatan yang dilakukan oleh Card Center kepada customer ter-record? 'Tidak mungkin!' Apakah ANZ se-'bodoh' itu. Kalau saya tidak dapat menemukan bukti pembayaran berarti saya harus kembali membayar tagihan itu lagi?

Saya khawatir bahwa data customer yang sudah melakukan pelunasan dan tidak mendapat 'surat lunas' dapat ditagih lagi dengan telepon teror atau lebih tepatnya 'pemerasan'.

Mudif
Jl Delima II/3/16 Jakarta Timur
mudif@yahoo.com
08176009090





Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads