Keluhan
Hari ini saya melakukan perpanjangan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polsek Bekasi Utara. Saya datang pukul 10 siang. Pada pukul 11.30 saya melakukan pengambilan sidik jari. Selanjutnya disuruh menunggu dipanggil untuk pengambilan SKCK dan pembayaran biaya administrasi sebesar 25.000. Namun, hingga pukul 15.00 saya tidak juga dipanggil. Yang lebih mengherankan lagi orang-orang yang antri setelah saya malah mendapatkan SKCK terlebih dahulu.
Akhirnya saya bertanya kepada Bapak Sugito (petugas yang berada di loket pengambilan SKCK). Saya menanyakan mengapa antrian setelah saya mendapatkan SKCK terlebih dahulu dan dijawab oleh Bapak sugito bahwa saya bersabar saja. Dan, sampai akhirnya antrian yang paling terakhir memperoleh SKCK-nya terlebih dahulu dibanding saya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhirnya saya desak untuk mencari SKCK saya agar saya bawa ke polres. Dan, ternyata SKCK saya terselip di bagian pengambilan sidik jari. Ternyata ada kesalahan di sini dikarenakan tidak adanya nomor antrian untuk pembuatan SKCK di Polsek Bekasi Utara maka tumpukan berkas SKCK yang seharusnya nomor awal berada di nomor akhir!
Jadi, di sini jelas bahwa ternyata berkas saya jadi berada di urutan paling bawah. Padahal saya antri di nomor awal. Dan, yang lebih mengesalkan lagi, petugas wanita yang berada di loket SKCK (saya tidak lihat namanya) mengatakan kata-kata tidak enak kepada saya sambil berteriak-teriak dari dalam loket.
Saya hanya ingin mengkritik Polsek Bekasi Utara khususnya loket pembuatan SKCK untuk dibuatkan nomor antrian. Sehingga, orang yang datang awal maka akan dilayani awal juga. Tidak sebaliknya. Apa saya salah kalau saya mengkritik petugas tersebut secara langsung? Apakah petugas pembuatan SKCK terlalu arogan untuk menerima kritik terbuka dari masyarakat?
Harap menjadi perhatian Kapolsek Bekasi Utara. Terima kasih.
Steffi Dwithasari
Bekasi
run_tepie@yahoo.com
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.










































