Pindah Pesawat Garuda Karena Keluarga Pilot Ingin ke Jakarta

Suara Pembaca

Pindah Pesawat Garuda Karena Keluarga Pilot Ingin ke Jakarta

- detikNews
Rabu, 07 Jul 2010 15:09 WIB
Pindah Pesawat Garuda Karena Keluarga Pilot Ingin ke Jakarta
Keluhan
Saya ingin mengungkapkan kekecewaan saya terhadap pelayanan penerbangan Garuda Indonesia. Saya pulang dari Manado ke Jakarta transit di Makasar tanggal 02 Juli 2010 dengan pesawat Garuda dengan kode penerbangan GA 603. Ketika sampai di Makasar untuk transit saya tetap menunggu di dalam pesawat. Dan, ketika pesawat sudah mau take off dari petugas di dalam pesawat sudah menginstruksikan untuk mengenakan sabuk pengaman untuk menegakan kursi.

Tiba-tiba ada seorang wanita masuk ke pesawat. Sepertinya petugas Garuda di Bandara Sultan Hasanudin Makasar dan bertanya, "siapa yang berangkat sendiri tanpa keluarga?" Dan, saya mengangkat tangan saya. Lalu petugas tersebut mengatakan apakah Bapak bisa pindah pesawat? Karena, ada keluarga dari Kapten Pilot Garuda yang ingin ke Jakarta dan tidak kebagian seat.

Saya sempat bertanya ke Pramugari di Pesawat GA 603, "kenapa harus saya yang pindah pesawat lain. Kenapa bukan keluarga Kapten Pilotnya saja yang menunggu pesawat selanjutnya tujuan Jakarta?" Tetapi, Pramugari tersebut tidak bisa menjawabnya. Lalu saya tanya ke petugas yang menyuruh saya pindah pesawat. Kalau saya menolak untuk pindah pesawat bagaimana?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu petugas tersebut menjawab, "kalau begitu pesawat ini tidak akan terbang!" Bagi saya itu bukan solusi melainkan suatu 'ancaman' dan 'perintah!' Petugas tersebut mengatakan Bapak hanya menunggu sebentar saja untuk pesawat lainnya. Akhirnya saya mengalah karena situasi dalam pesawat sudah ribut karena memang pesawat sudah terlalu lama tidak terbang-terbang juga. Tetapi, akhirnya saya harus menunggu 50 menit untuk bisa naik ke pesawat berikutnya menuju Jakarta.

Intinya adalah di sini kok bisa yah Kapten Pilot sebuah maskapai penerbangan terkemuka seperti Garuda Indonesia tidak bisa menghargai customernya. Malah lebih mengutamakan kepentingan pribadinya dengan seenaknya menyuruh customer pindah peswat lain gara-gara ada keluarganya yang harus ke Jakarta.

Saya naik pesawat Garuda bayar bukan gratis. Saya rutin setiap bulan menggunakan jasa penerbangan. Selama ini saya percaya dan puas dengan pelayanan Garuda Indonesia. Tetapi, karena kelakuan satu orang Kapten Pilot Garuda yang arogan. Saat ini saya memutuskan untuk mencari maskapai penerbangan lain yang lebih bisa menghargai customernya.

Saya mohon tanggapan dari pihak Garuda Indonesia untuk kejadian yang saya alami ini. Jangan gara-gara satu pilot merusak nama baik Garuda Indonesia di masyarakat. Terima kasih.

Jeremias Tandaju
Bekasi
jeremias.tandaju@indosat.blackberry.com
08118888611





Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini