SID Bank Indonesia Tidak Di-Update Oleh ABN AMRO Bank

Suara Pembaca

SID Bank Indonesia Tidak Di-Update Oleh ABN AMRO Bank

- detikNews
Rabu, 23 Jun 2010 16:40 WIB
SID Bank Indonesia Tidak Di-Update Oleh ABN AMRO Bank
Keluhan
Awal tahun 2008 saya melunasi Kartu Kredit ABN AMRO sesuai dengan jumlah tagihan. Beberapa hari kemudian saya minta penutupan kartu melalui Call Center dan saya diminta menggunting kartu. Bulan berikutnya saya menerima tagihan sebesar Rp 708,451.

Saat dikonfirmasi ke Call Center tagihan itu adalah bunga yang belum terbayar. Saya keberatan dengan tagihan tersebut. Tetapi, selalu dihubungi oleh Bagian Collection untuk melunasi tagihan yang tersisa.

Setelah melakukan negosiasi dengan Bagian Collection yang berlokasi di Juanda (Sdri Eva, extention 4712) saya diberikan diskon 50% dari Rp 708,451. Pada bulan Mei 2008 saya membayar sebesar Rp 355,000 yang diterima langsung oleh Sdri Eva untuk disetorkan ke kasir. Kemudian saya mendapatkan Surat Lunas dengan nomor 020/Coll-CC/V/SPDD/2008 yang ditanda tangani Collection Manager (Sdr Iwa Kustiwa).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sampai di sini saya menganggap semua kewajiban saya telah selesai. Sudah tidak memiliki hubungan apa pun lagi dengan ABN AMRO.

Pada Januari 2010 saya melakukan pengecekan SID di BI. Ternyata kolektibilitas saya 5 alias macet. Jika tidak salah kolektibilitas 5 adalah tingkatan yang paling tinggi yang dilaporkan ke Bank Indonesia dikarenakan nasabah tidak dapat memenuhi kewajibannya.

Setelah menghubungi Call Center saya disarankan menghubungi Bagian Collection. Supervisor collection (Sdr Yoris) menjelaskan bahwa pelunasan dengan diskon hanya mengakhiri hubungan antara nasabah dengan bank, ABN AMRO tidak mengubah status SID di BI apabila masih ada sisa tagihan yang belum dilunasi meskipun telah melakukan pelunasan dengan diskon dan telah mendapatkan surat  lunas, kecuali nasabah melunasi sisa yang belum dibayarkan.

Ini berarti saya harus membayar sisa diskon yang pernah diberikan kepada saya pada bulan Mei 2008 lalu. Argumentasi saya tidak bisa diterima yang bersangkutan. Saya akhirnya menyetujui untuk membayar sisanya.

Pada Januari 2010 saya melakukan pembayaran sebesar Rp 374,000 di Juanda yang diterima Staf Collection Sdr Doni untuk diserahkan ke kasir. Sdr Doni dan Sdr Yoris mengatakan bahwa SID otomatis akan ter-update bulan depan tepatnya pada saat pengiriman laporan rutin ke BI yang dikirim setiap bulan pada tanggal 12.

Bulan Mei 2010 saya melakukan pengecekan ke BI. Ternyata SID saya masih kolektibilitas 5 alias masih macet. Kepada management ABN AMRO (kemudian berubah menjadi RBS dan belum lama ini menjadi ANZ) saya berharap dapat menyelesaikan kewajiban ini karena saya telah menyelesaikan kewajiban saya.
 
Ferry Adrian
Kartu Kredit: 5120 2122 7652 3870
Telp: 021-93108251
Email: ferryadrian@yahoo.com





Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads