Berkali-kali Pulsa Indosat Hilang dan Tidak Ada Follow Up

Suara Pembaca

Berkali-kali Pulsa Indosat Hilang dan Tidak Ada Follow Up

- detikNews
Kamis, 10 Jun 2010 16:29 WIB
Berkali-kali Pulsa Indosat Hilang dan Tidak Ada Follow Up
Keluhan
Pada tanggal 18 April 2010 saya melakukan pengisian pulsa sebesar Rp 150,000 dengan pulsa awal sekitar Rp 36,000-an. Pada 23 April 2010 karena masa berlangganan bulanan BlackBerry habis esoknya saya melakukan pengecekan pulsa. Betapa terkejutnya saya karena pulsa saya yang seharusanya sekitar Rp 186,000-an hanya  tersisa Rp 36,000.

Maka pada tanggal 25 April 2010 saya melakukan komplain ke Galeri Indosat Pondok Indah. Di sana saya dijelaskan bahwa pemotongan pulsa dikarenakan pemakaian pulsa GPRS pada tanggal 21 April malam hari. Saat itu saya ingat betul saya tidur cepat dan sama sekali tidak menggunakan BlackBerry saya. Selain itu seharusnya tetap saja tidak terkena charge GPRS karena saya menggunakan layanan BlackBerry full service. Akhirnya saya memutuskan pulang dan mengikhlaskan kehilangan pulsa saya.
 
Keesokannya tanggal 26 April 2010 saya tidak bisa melakukan pengiriman SMS karena Indosat sering seperti itu. Saya terus mencoba. Akhirnya saya memutuskan untuk menelepon saja. Tetapi, tidak bisa juga dan karena Indosat sering seperti itu juga saya mencoba lagi.

Setelah lima kali lebih mencoba baru saya teringat jangan-jangan pulsa saya hilang lagi. Benar saja. Begitu saja cek pulsa saya Rp 0. 
 
Esoknya Selasa, 27 April 2010 saya langsung menelepon layanan 111 dan mendatangi Galeri Indosat di WTC Serpong dan dijanjikan akan dihubungi 7 x 24 jam. Jumat, 30 April 2010 saya dihubungi pihak Indosat. Kembali dengan dalih pemakaian GPRS dan adanya perubahan setting GPRS pada BlackBerry saya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah konfirmasi berkali-kali akhirnya pada tanggal 03 Mei 2010 pihak Indosat melakukan pengembalian pulsa sebesar Rp 169,000-an. Logikanya untuk apa saya melakukan perubahan setting GPRS apabila saya menggunakan layanan BlackBerry full service. 
 
Masalah belum selesai sampai di situ. Pada tanggal 14 Mei 2010 saya coba melakukan pengecekan pulsa. Dari pulsa saya sebelumnya Rp 169,000-an karena saya jarang menggunakan BlackBerry saya untuk SMS atau telepon tiba-tiba pulsa saya bersisa Rp  103,000-an.

Saya kembali menelepon 111, dan dijelaskan bahwa pulsa saya berkurang karena pemakaian GPRS dan menerima SMS dari operator 9192. Aneh sekali karena saya tidak pernah menerima apalagi berlangganan SMS dari 9192 dan kenapa lagi-lagi disebutkan terkena charge GPRS karena saya sudah menggunakan layanan BlackBerry full service.

Saya kembali dijanjikan akan dihubungi paling lambat 7 x 24 jam. Namun, sampai dengan tanggal 23 Mei saya tidak dihubungi. Sehingga, saya kembali menelepon 111 dengan sisa pulsa saat itu sekitar Rp 80,000-an. Operator yang menerima telepon mengatakan tidak tercatat pemakaian apa-apa. Bagaimana bisa tidak ada catatan pulsa tersebut digunakan untuk apa dari Rp 169,000-an - Rp 80,000-an. 

Akhirnya operator menjanjikan saya akan segera dihubungi pada hari itu juga. Namun, hingga saat ini (09 Juni 2010) tidak ada konfirmasi balik.
 
Karena layanan BlackBerry full service saya habis pada tanggal 24 Mei 2010 saya melakukan pengisian pulsa pada tanggal 24 Mei 2010 pk 07.00 melalui ATM Mandiri sebesar Rp 100,000. Seharusnya pulsa saya menjadi Rp 100,000 + Rp 80,000-an = Rp 180,000-an dikurangi pulsa layanan BlackBerry full service Rp 160,000 menjadi Rp 20,000-an.

Tetapi, pada siang hari saya mengecek pulsa saya hanya tersisa Rp 8,802. Keesokan harinya tanggal 25 Mei 2010 saya kembali cek pulsa pada pk 21.02 pulsa saya Rp 0 ! Padahal, jelas-jelas saya tidak menggunakan handphone saya (SMS/ telepon) selain untuk BlackBerry service.

Saya kembali melakukan pengaduan pada tanggal 29 Mei 2010 di Galeri Indosat di WTC Serpong. Namun, tidak ada konfirmasi juga sampai saat ini.
 
Dan pada hari ini Senin, 08 Juni 2010 pk 07.41 saya masih bisa menggunakan layanan BBM, namun pada pk 07.53 mendadak sim card saya tidak terbaca (sim card rejected). Saya lansung ke Galeri Indosat di WTC Serpong. Di sana saya disuruh mengganti sim  card saya dengan alasan chip rusak dengan biaya Rp 10,000.

Kembali saya tanyakan pengaduan saya sebelumnya pada tanggal 29 Mei 2010 karena tidak ada follow up. Kembali saya dijanjikan akan dihubungi (lagi-lagi 7 x 24 jam, apabila ditotal sepertinya sudah 21 x 24 jam dari pengaduan pertama saya).

Saya akhirnya pulang dengan berharap akan dikonfirmasi dan sim card saya yang sudah diganti dijanjikan dapat kembali online sekitar 1 jam dari pk 10.45. Namun, lagi-lagi hingga saat ini (keesokan harinya tanggal 09 Juni 2010) pk 19.20 layanan BlackBerry saya belum dapat digunakan.
 
Mohon konfirmasi pihak Indosat. Apakah ini modus baru untuk meraih keuntungan dengan berbagai alasan sehingga pulsa pelanggan yang selalu stand by dan jarang melakukan pengecekan pulsa hilang terus dan mengambil keuntungan karena seharusnya layanan BlackBerry saya aktif hingga 24 Juni 2010. Namun, seharian ini jelas-jelas sangat merugikan saya karena tidak dapat menggunakan layanan. 
 
Regards,
Dian Marisa
Pamulang Indah
Jl Anggrek Tangerang Selatan
dian.marisa@yahoo.com 
081315799527





Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait