Keluhan
Dengan surat pembaca yang saya tulis ini saya sebagai nasabah ANZ dengan nomor kartu 4157 3501 0001 xxxx sejak November 2009 sampai dengan saat ini saya ingin menyampaikan rasa kekecewaan saya. Pada sekitar akhir April kartu saya diblok oleh ANZ. Sehingga, saya menelepon Call Center mengenai alasan pemblokan kartu.Ketika saya menelepon Call Center ANZ (saya lupa siapa namanya) dari pihak Call Center malah memberikan jawaban bahwa saya belum membayar selama 2 bulan yang akhirnya membuat saya kaget. Saya infokan kepada ANZ CCO (Call Center Officer?) tersebut bahwa saya selalu melakukan pembayaran dan ada bukti pembayaran melalui ATM. CCO tersebut bukannya memberi info yang baik atau pun menjelaskan. Tetapi, malah melempar ke pihak ke collection.
Kemudian saya langsung menelepon bagian collection untuk memverifikasi mengenai masalah ini. Karena, saya tidak mau ada masalah di kemudian hari yang bisa menyebabkan saya terdaftar sebagai debitur buruk di BI (Bank Indonesia). Di bagian collection lagi-lagi saya tidak menerima jawaban yang memuaskan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai akhirnya saya harus kecewa lagi bahwa mereka tetap mengatakan saya belum membayar selama 2 bulan. Dan, bagaimana mungkin saya dikatakan tidak membayar selama 2 bulan sedangkan secara logika kalau saya tidak membayar seharusnya bagian collection menelepon saya untuk menagih. Saya tidak pernah sama sekali ditelepon oleh bagian collection.
Sampai akhirnya saya sudah habis kesabaran. Saya mendatangi Kantor ANZ di ANZ Tower dan bertemu dengan front desk ANZ (Sdr Fransiska). Saya menjelaskan bahwa saya tidak pernah tidak membayar tagihan saya. Dan, dari front desk ANZ pun mengatakan bahwa pembayaran saya selalu masuk (ada history pembayaran).
Sampai akhirnya saya pun tidak mendapat jawaban yang memuaskan dan dikatakan bahwa saya akan dihubungi mengenai masalah ini. Saya tidak pernah dihubungi sama sekali oleh pihak ANZ dan tagihan baru pun datang. Saya tetap melakukan pembayaran sebesar Rp 700,000. Pada tangal 21 Mei walaupun saya sendiri belum dihubungi oleh pihak ANZ mengenai kartu saya yang diblokir.
Beberapa hari setelah melakukan pembayaran saya berinisiatif untuk menghubungi kembali CCO ANZ untuk menanyakan status kartu saya. Betapa kagetnya saya bahwa kartu saya masih dalam posisi under blok Q (2 bulan belum membayar). Sampai akhirnya saya emosi, dan kemudian baru oleh CCO kartu saya yang diblok sudah di -release bloknya tersebut dan sudah tidak dalam status blok Q.
Baru setelah saya menelpon front desk ANZ menelepon saya dan mengatakan kartu saya sudah bisa digunakan. Menurut saya sudah tidak ada gunanya saya diinfokan seperti itu karena info sudah saya dapatkan lebih dulu dengan inisiatif saya.
Tanggal 26 /27 Mei saya mencoba menggunakan kartu ANZ saya, dan berhasil. Kemudian saya tidak menggunakan lagi sampai akhirnya tanggal 1 /2 Mei saya mau menggunakan kartu saya di supermarket dan ternyata transaksi saya ditolak. Ada apa lagi ini?
Saya mencoba menghubungi kolega saya yang bekerja di ANZ untuk mencari tahu ada apa dengan kartu saya. Kagetlah saya ketika saya diberitahu bahwa kartu saya diblok kembali dan posisi kartu saya ada di blok H (belum membayar 2-3 bulan).
Mendengar hal tersebut saya sangat emosi. Sampai akhirnya hari minggu kemarin (6 Mei 2010) saya menelepon CCO ANZ untuk menuntut penjelasan pihak ANZ. Telepon saya direspon oleh CCO ANZ bernama Sdr Adam. Dan, saya menanyakan mengapa kartu saya diblok lagi oleh ANZ dan apa masalah saya dengan pembayaran?
Dan, saudara Adam bukannya member I jawaban malah mengatakan bahwa sistem tidak bisa dibuka dan saya disarankan untuk menghubungi bagian collection pada hari Senin (Mei 2010). Dan, akhirnya saya harus kembali emosi dan kecewa. Ternyata seperti inilah ANZ menghargai nasabahnya.
Walaupun saya bukan nasabah dengan limit yang kecil. Tapi, bukan berarti saya bisa diperlakukan sepert ini. Saya yang sudah beritikad baik menghubungi dan mendatangi kantor ANZ justru tidak memperoleh tanggapan yang baik. Saya juga sudah meluangkan waktu jam kerja saya untuk mendatangi ANZ tapi ternyata harus seperti ini.
Saya hanya tidak mau saya memiliki record sebagai debitur bermasalah di sistem BI. Sedangkan saya selalu memenuhi kewajiban saya sebagai debitur. Saya kecewa. Perusahaan besar sekelas ANZ yang sedang melakukan ekspansi besar-besaran tetapi sistem di dalamnya tidak baik dan harus merugikan nasabahnya sendiri.
Kalau memang pada akhirnya saya harus menutup kartu agar saya tidak lagi dirugikan seperti ini lebih baik saya menutup kartu. Saya mohon tanggapan dari pihak ANZ karena dari saya pribadi sudah cukup lelah dilempar sana-sini oleh pihak ANZ. Terima kasih.
Rahma Indah Sari
Jl Menteng Raya No 21 Jakarta Pusat
rockafella_sari@yahoo.com
08568162299
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.










































