Account Sudah Tutup Telkom Speedy Masih Mencatat Ada Tunggakan

Suara Pembaca

Account Sudah Tutup Telkom Speedy Masih Mencatat Ada Tunggakan

- detikNews
Sabtu, 05 Jun 2010 15:56 WIB
Account Sudah Tutup Telkom Speedy Masih Mencatat Ada Tunggakan
Keluhan
Sebelumnya saya mohon maaf jika saya harus menuliskan suara pembaca ini karena tidak adanya itikad baik dari Telkom Speedy untuk menyelesaikan masalah saya. Sudah dari awal bulan Mei 2010 saya ingin memasang kembali line Speedy di rumah saya karena kebutuhan akan akses internet untuk adik saya yang masih SMA.

Awal Mei 2010 tersebut saya dijanjikan Telkom 147 akan ada teknisi yang menghubungi saya dalam kurun waktu 3 hari. Memang ada yang menghubungi saya tetapi informasi yang disampaikan adalah bahwa account saya masih aktif. Saya mengatakan bahwa saya sudah melakukan penutupan account Speedy lama saya sejak awal tahun.

Saya pun menanyakan alasannya mengapa account saya masih tercatat aktif kepada teknisi dengan inisial "S" dan beliau mengatakan tidak mengetahui alasan pastinya. Saya disarankan menghubungi 147 atau Plasa Telkom terdekat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saya sempat menelepon kembali 147 dan diterangkan bahwa mungkin laporan penutupan saya belum masuk (bayangkan saya menutup account Speedy saya di bulan Januari dan di bulan Mei belum masuk datanya? Aneh). Saya diminta untuk sabar menunggu dan disarankan kembali untuk datang ke Plasa Telkom atau mencoba pemasangan kembali di bulan Juni.

Oleh karena kesibukan yang saya jalani saya tidak bisa menyempatkan diri ke Plasa Telkom. Jadi saya pikir untuk menunggu bulan depan sambil menggunakan internet dari penyedia jasa lain.
 
Bulan Mei akhir, tepatnya tanggal 26 Mei 2010, saya melakukan permohonan kembali dan direspon cepat oleh teknisinya untuk dipasangkan di hari yang sama. Pada saat itu saya tidak sempat karena saya masih berada jauh dari rumah. Keesokan harinya saya coba hubungi teknisi tersebut (yang namanya tidak saya ketahui tetapi nomor HP-nya saya simpan) dan beliau mengatakan akan mengatur kedatangan petugas ke rumah saya besok. Saya percaya dan menunggu kedatangannya.
 
Hingga tanggal 2 Juni 2010 tidak ada kabar kedatangan si teknisi tersebut. Sadar bahwa perlu saya ambil tindakan saya menelepon kembali 147. Diterima dengan baik oleh Ibu "N" dan setelah saya jelaskan duduk perkaranya beliau meminta saya menunggu sebentar (kira-kira 5 menit). Setelah menunggu beliau mengatakan bahwa nomor Speedy saya sudah ada yang aktif dan meminta saya menuliskan nomornya
(saya pikir ini aktif karena permintaan saya).

Ketika saya mencatat nomornya alangkah terkejutnya saya ini adalah nomor Speedy saya yang lama. Setelah saya selesai mencatat Ibu "N" mengatakan kira-kira seperti ini, "untuk kembali mengaktifkannya, Bapak cukup membayar tunggakan pembayarannya".

Merasa tidak berkewajiban saya menyampaikan informasi bahwa saya sudah menutup account Speedy lama saya. Lagi-lagi jawabannya tidak memuaskan bahwa saya harus ke Plasa Telkom untuk meminta penjelasan. Saya menolak karena ini adalah murni kesalahan dari pihak Telkom Speedy. Mengapa harus saya yang repot mendatangi?

Ada pun itukad baiknya adalah petugas Telkom mendatangi saya lalu meminta bukti penutupannya kan? Supaya pelanggan puas dan waktu pelanggan tidak terbuang percuma oleh karena kelalaian Telkom Speedy.

Memiliki pola pikir seperti itu saya lantas memohon agar ada petugas yang mendatangi saya lalu saya akan tunjukkan bukti berhenti langganan serta pembayaran terakhir saya yang sudah 'lunas'. Selain itu saya menanyakan tunggakan saya dari kapan.

Di sini saya tidak dapat mengontrol emosi saya. Dikatakan saya menunggak dari Maret 2009 yang artinya sudah setahun lebih. Jika dikalikan biaya berlangganan yang mencapain Rp 204,500 berarti saya "mengutang" ke Telkom selama 15 bulan sebesar Rp 3,067,500 (ini gila!).

Bayangkan jika saya menghilangkan bukti pembayaran terakhir saya dan bukti penutupan account saya apakah saya harus membayar Rp 3,067,500 untuk sesuatu yang tidak saya lakukan atau nikmati. 
 
Akhirnya Ibu "N" mengatakan akan mengirim petugas ke tempat saya dan nantinya akan ditelepon. Saya menutup pembicaraan tersebut dan berharap masih ada itikad baik dari Telkom Speedy. Tetapi, apakah alangkah buruknya pre-sales dan post-sales service dari Telkom Speedy. Karena, hingga saat ini saya belum menerima telepon dari satu pun petugas Telkom Speedy.

Dan, dengan sangat menyesal, saya layangkan surat pembaca ini agar diketahui oleh manajemen Telkom Speedy untuk membenahi standar operasionalnya supaya jangan sampa ada kejadian berkas penutupan tidak masuk lagi. Dan, supaya pembayaran pelanggan selalu diperiksa dengan benar.
 
Akhir kata saya masih beritikad baik dengan membuka pembicaraan dengan pihak Telkom Speedy agar dapat mengklarifikasi permasalahan yang saya hadapi. Terima kasih.

Defendy
Jl Hayam Wuruk No 4N Jakarta Pusat
me@defendy.com 
0818994085





Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini