Penagihan Nyasar via HP oleh Collection Bank BII

Suara Pembaca

Penagihan Nyasar via HP oleh Collection Bank BII

- detikNews
Rabu, 19 Mei 2010 12:05 WIB
Penagihan Nyasar via HP oleh Collection Bank BII
Keluhan
Pada hari Jumat tanggal 14 Mei 2010 sekitar jam 15.30 yang lalu saya menerima telepon dari seorang wanita dengan nomor +6285720257196 melalui handphone (HP). Ia mencari seseorang dengan nama Andi Muhammad Fauzi.

Merasa orang yang dicari bukan saya maka saya menjawab bahwa ia salah sambung. Namun, bukannya meminta maaf telah salah sambung malah ia bersikeras menanyakan siapa nama saya dengan nada tinggi dan bentakan. Awalnya saya tidak menghiraukan dan langsung memutuskan telepon.

Tidak lama kemudian saya menerima SMS yang berasal dari nomor yang sama (+6285720257196) sebagai berikut:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

'Nama aja Muhammad tp pembohong..byk hutang ya smpai takut ditelf..malu atuh dgn nama Muhammad,tp kelakuan penjahat.byr hutang nya..'
 
Sesaat kemudian wanita itu kembali menghubungi saya dengan nada tinggi dan membentak terus menanyakan nama saya siapa. Ia pun men-judge saya adalah orang yang ia cari (Andi Muhammad Fauzi) karena saya tidak mau memberitahu siapa nama saya sebenarnya.

Wanita itu mengaku bernama Novi dari Bank BII dengan alamat Jl Surya Sumantri No 56 Lt 2 Bandung. Ia mengatakan mendapatkan nomor HP saya (0815600xxxx) dari saudara saya bernama "Lilis" di Bandung (saya tidak mengenal apalagi punya saudara di bandung bernama "Lilis"). 
 
Setelah itu saya menghubungi BII Cabang RE Martadinata di nomor telepon (022) 4240720. Saya berbicara dengan sekretaris corporate atas nama Mbak Arti. Mbak Arti menjanjikan akan segera mengatasi masalah ini dan paling lambat saya akan dihubungi pada senin 17 Mei 2010. 
 
Tidak lama setelah saya berbicara dengan Mbak Arti pada jam 16.25 (di hari yang sama) kemudian saya dihubungi dari nomor telepon (022) 4221216 yang mengaku bernama Budi dari pihak Collection BII. Budi mengetahui bahwa saya komplain ke BII Cabang RE Martadinata. Saya mengira Budi adalah "utusan" dari Mbak Arti untuk klarifikasi kejadian ini.

Betapa kagetnya saya ternyata Budi juga kemudian merongrong saya untuk menyebutkan siapa nama saya sebenarnya dengan nada tinggi dan bentakan yang sangat "sopan dan beretika". Budi mengatakan janganlah saya terus menutupi siapa identitas saya sebenarnya dan ia menuduh saya adalah Andi Muhammad Fauzi. 
 
Satelah itu saya kemudian menghubungi Bagian Collection BII di Bandung (022) 84254234. Saya berbicara dengan Bapak Rendra (Spv Collection di BII Surya Sumantri). Saya dijanjikan paling lambat hari senin tanggal 17 Mei 2010 akan segera diklarifikasi.

Saya juga sudah menghubungi Customer Care BII (021) 78869811 pada hari Sabtu, 15 Mei 2010. Bahkan, semua rekaman pembicaraan yang tersimpan di HP saya dengarkan ke Customer Care yang melayani saya pada saat itu. Saya pun dijanjikan hingga paling lambat hari Senin, 17 Mei 2010 sebelum jam 17.00 akan dihubungi dari pihak BII. Namun, hingga hari Selasa (18 Mei 2010) tidak satu pun klarifikasi saya dapatkan dari pihak BII. 
Semua pembicaraan antara saya dengan kedua Debt Collector tersebut saya rekam dan masih tersimpan di HP saya (walaupun tidak 100% karena terbatasnya memori HP saya). Dari kejadian yang menimpa saya ada 2 point yang saya kecewakan:

1. Pihak Collection BII langsung saja main tagih dengan sangat "ramah tamah" tanpa verifikasi lebih lanjut apakah nomor HP yang dihubungi sudah tepat atau tidak (selama pembicaraan saya terus menegaskan bahwa mereka salah sambung).

2. Pihak BII tidak juga memberi klarifikasi atas kejadian ini sementara tanggal yang dijanjikan untuk klarifikasi (17 Mei 2010) telah lewat. 
 
Terima kasih.  
 
Atto P Dendang
Jakarta Pusat 





Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait