Pengaduan Departemen Perhubungan 0811 1004 222: Ada Tapi Tiada

Suara Pembaca

Pengaduan Departemen Perhubungan 0811 1004 222: Ada Tapi Tiada

- detikNews
Sabtu, 17 Apr 2010 17:50 WIB
Pengaduan Departemen Perhubungan 0811 1004 222: Ada Tapi Tiada
Keluhan
Tanggal 11 April 2010 saya dan keluarga bertujuh berlibur ke Bali dengan menumpang pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ7514 yang menurut jadwal seharusnya terbang pukul 14.10 WIB namun lima menit sebelumnya diumumkan di-delay menjadi pukul 15:30 WIB.

Sebetulnya kami tenang-tenang saja. Sampai ketika kami mengantri masuk pesawat pukul 15:40 WIB kami tersadar dengan pengumuman DEPHUB yang terpampang di areal antrian. Bahwa ada UU yang menyebutkan konpensasi keterlambatan.

Sadar bahwa adanya itu namun kami sudah menuju ke dalam pesawat. Maka kami berniat menanyakan kenpensasi tersebut di atas pesawat. Namun, hanya kekecewaan yang kami dapat. Melalui pramugari kami mendapat jawaban, "maaf, Pak, konpensasi tadi tidak diberikan di atas pesawat, namun pada saat menunggu tadi di ruang tunggu".Β 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan tersebut juga diaminkan oleh pramugari lain (sepertinya jabatannya lebih tinggi dari yang sebelumnya). Dengan mengatakan, "betul, Pak. Saya juga seperti itu
ketika naik maskapai lain. Saya juga mengalami keterlambatan, dan diberikan snack sewaktu menunggu di airport oleh pihak airport, bukan maskapai".

Okelah kalau begitu. Saya pikir toh saya sudah memotret papan pengumuman tadi sebelum naik ke pesawat.

Sesampai di hotel di Bali (tujuan kami dari Cengkareng ke Denpasar), kami membuka file foto tersebut untuk mengecek nomor yang harus dihubungi yaitu 0811 1004 222. Nanmun, SMS tadi failed (di situ ditulis SMS pengaduan, karena itu kami kirim SMS). Kami pikir mungkin terlalu panjang (karena harus dua halaman). Kami persingkat jadi satu halaman. Tetap failed.

Akhirnya kami telepon ternyata dijawab, "nomor tidak terdaftar". Kami coba berkali-kali dengan SMS dan telepon di hari kemudian dan jam yang diacak. Tetap tidak berhasil. Sampai detik ini pun ketika surat pembaca ini dibuat tetap tidak berhasil.

Bukan snack yang kami inginkan sama sekali. Namun, 'kejelasan' dan 'arti' dari sebuah papan pengumuman mengingat ini 'harga diri' dan 'tanggung jawab' sebuah institusi. Baik itu maskapai ataupun departemen pemerintahan yang berwenang.

Kalau masih basa-basi jangan memasang nomor pengaduan. Jangan sok sudah seperti bertangguna jawab. Padahal nol besar.

Muhammad Rully Moenandir
Jl Perdana 1 Blok HH-17 Jakarta Barat 11460
muhammad.rully@yahoo.com
021-5659339





Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads