Lion Air Meninggalkan Penumpang

Suara Pembaca

Lion Air Meninggalkan Penumpang

- detikNews
Senin, 22 Mar 2010 11:50 WIB
Lion Air Meninggalkan Penumpang
Keluhan
Tanggal 19 Maret 2010 saya beserta sembilan anggota keluarga lain melakukan penerbangan dari Jakarta menuju Batam dengan pesawat Lion Air JT 0370 dengan jadwal keberangkatan pk 11.05 WIB. Setelah check in bagasi dan menerima boarding pass kami menunggu di salah satu lounge bandara. Ternyata diberitahu bahwa pesawat mengalami delay menjadi pk 12.00 WIB. 
 
Pada pk 11.30 WIB terdengar panggilan untuk para penumpang menuju boarding gate A1. Di depan pintu A1 terdapat monitor dengan tulisan JT 0370 tujuan Batam dan boarding pass kami pun telah diperiksa ulang oleh petugas Lion Air. 
 
Ternyata di dalam ruang tunggu sudah banyak penumpang lain yang menunggu. Karena, pintu kaca masih tertutup dan tak ada petugas maka kami pun ikut duduk menunggu. Sampai kemudian ada panggilan yang meminta para penumpang Batam menuju pintu kanan untuk menuju pesawat. 
 
Kami segera menuju ke sana namun kembali masih tak ada petugas di sana dan pintu kaca masih tertutup. Kembali terdengar panggilan agar penumpang JT 0370 segera naik ke pesawat walau tak ada petugas yang menjaga pintu. 
 
Saat kami hendak bertanya ke meja kounter lewat dua petugas Lion Air dan kami bertanya apakah betul ini pintu yang menuju JT 0370 sambil menunjukkan boarding pass kami dan dijawab bahwa pesawat belum siap dan silakan menunggu. Setelah menunggu 15 menit kami bertanya ke petugas di meja kounter dan dijawab bahwa pesawat telah berangkat 10 menit yang lalu. 
 
Ketika kami meminta penjelasan dengan arogan petugas (Bapak Jefri) malah menyalahkan kami dengan alasan kami terlambat tiba. Bapak Jefri mengaku sempat memanggil nama kami semua satu per satu. Padahal menurut kami dan kesaksian para penumpang yang ikut mendengar tidak satu pun nama kami disebutkan. 
 
Merasa terpojok Bapak Jefri sempat mengeluarkan sumpah serapah dan menunjukkan sikap menantang. Ternyata di gate tersebut bukan hanya penumpang Batam. Tapi, juga ada penumpang tujuan Yogyakarta walau tak dicantum di monitor depan gate A1. Itu yang membuat kami mengira bahwa penumpang yang menunggu bersama-sama kami adalah penumpang ke Batam namun ternyata bukan. 
 
Kemudian kami menuju ruang Duty Manager dan bertemu Manager on Duty yakni Bapak Ronaldo. Kembali kami dikecewakan dengan tanggapan Bapak Ronaldo yang tetap bersikeras bahwa semua karena kesalahan kami. Setelah berdebat beberapa saat pihak Lion Air menawarkan penerbangan selanjutnya yakni pk 16.30 WIB di mana untuk ke sekian kalinya kami dikecewakan karena terjadi delay sehinnga pesawat baru berangkat pk 18.00 WIB. 
 
Kekecewaan kami dengan enteng hanya ditanggapi Bapak Ronaldo dengan menantang kami untuk menulis di media jika memang kami merasa tidak puas. Rupanya memang hanya sebatas ini layanan Lion Air yang arogan dan tak ada itikad baik. Bahkan, tak mengucapkan maaf sama sekali atas kelalaian petugasnya. Kami sudah rugi waktu dan materi karena terpaksa membatalkan janji dengan rekan kerja di Batam.
 
Semoga pengalaman buruk ini tak terjadi terhadap penumpang lainnya. Terima kasih. 
 
David
Kartini 7A Jakarta
yoe77@yahoo.co.id
0818131414





Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads