Keluhan
Pada tanggal 10 Februari 2010 saya dan keluarga (istri, putri berusia 2 tahun, dan putra berusia 2 bulan) akan berangkat ke Qatar melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (terminal 2D). Setelah check in di kounter dan stempel paspor di imigrasi kami menuju gate pemberangkatan pesawat di Gate D1. Saat berjalan menuju gate bayi saya merengek karena mungkin minta disusui. Saya dan istri saya mencari ruang menyusui (nursery) di sekitar kami dan menemukannya di pojok dekat mushola. Dan, apa yang saya dapati.
Ruang menyusui itu ditempati oleh beberapa orang petugas bandara. Ada pula yang merokok. Karena ada bau rokok tersebut tidak mungkin istri saya bisa mengistirahatkan bayi saya di sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saya mohon pihak Manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta segera membenahi hal-hal yang sangat mengganggu bagi kenyamanan pengguna bandara. Karena, pengguna bandara sendiri sudah membayar airport tax (Rp 150,000 untuk internasional) dan berhak atas kenyamanan tersebut.
Kapan lagi kita bersaing dengan bandara di negara lain yang lebih nyaman, fasilitas lebih lengkap, dan bebas airport tax. Terima kasih.
Didik Sasongko
Kajen Pekalongan
da.sasongko@yahoo.com
08122890295
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.
