Keluhan dari Nasabah Shar-E Bank Mualamat Syariah Yogyakarta

Suara Pembaca

Keluhan dari Nasabah Shar-E Bank Mualamat Syariah Yogyakarta

- detikNews
Senin, 22 Feb 2010 10:28 WIB
Keluhan
Assalamualaikum wr wb. Nama saya Iswara Noor Raditya Akbar dari Yogyakarta. Saya menjadi nasabah Bank Muamalat Syariah Shar-E selama lebih dari 2 tahun, dengan nomor kartu 601923 915 0996299. Saya mempunyai keluhan dan mohon mendapat perhatian.

Pada tanggal 17 Februari 2010, saya mengisi saldo Kartu Shar-E saya sebesar 550.000 rupiah, melalui Kantor Pos Yogyakarta cabang Mergangsan. Kemudian pada tanggal 19 Februari 2010 saya menarik uang saya melalui ATM BRI di Jalan Urip Sumohardjo (Jalan Solo depan Gedung Wanitatama atau Universitas Islam Negeri Yogyakarta Sunan Kalijaga) Yogyakarta.

Pada transaksi pertama saya memencet tombol nominal penarikan sebesar 100.000 rupiah. Terjadi kegagalan. Di layar ATM tertulis kira-kira seperti ini: "Maaf transaksi anda tidak berhasil karena jaringan komunikasi terputus." Setelah itu kartu Shar-E saya keluar dari mesin ATM.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saya mencoba sekali lagi dengan kembali memasukkan kartu (dan memencet nominal penarikan yang sama, 100.000 rupiah). Tapi, lagi-lagi gagal dengan dalih yang sama.

Kemudian saya pindah ke mesin ATM dari bank yang lain yakni ATM Bank Mandiri KCP Yogya Wisma KPU 2 (terletak tidak jauh dari ATM BRI yang tadi). Kali ini transaksi berhasil dan uang 100.000 rupiah keluar dari mesin ATM Mandiri.

Namun, di struk ATM Mandiri yang saya terima ternyata tertulis bahwa sisa saldo saya adalah 250.000 rupiah dari yang tadinya 550.000 rupiah. Kuat dugaan berkurangnya uang saya itu disebabkan transaksi yang gagal sebelumnya yakni di ATM BRI sebanyak 2 x 100.000.

Terus terang saya agak kecewa dengan peristiwa ini karena hingga saat ini Bank Mualamat Syariah belum memiliki mesin ATM sendiri sehingga agak meresahkan jika terjadi kasus-kasus seperti ini (dengan menarik uang kartu Shar-E dari mesin ATM bank lain).

Maka dari itu dengan segala hormat dan kerendahan hati saya memohon penjelasan dari pihak Bank Muamalat Syariah. Apakah uang saya bisa kembali. Saya hanya seorang mahasiswa sekaligus sebagai pekerja swasta yang berpenghasilan tidak seberapa, dan yang "hanya" uang 200.000 rupiah itu sangat berarti bagi saya.

Demikian keluhan dari saya. Mohon perhatian dan tindak lanjut secepatnya dari pihak Bank Muamalat Syariah untuk menunjukkan profesionalitas dan pelayanan yang baik serta tidak kalah dengan bank-bank lain. Atas perhatian dan kerja samanya saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya.

Saya menunggu respon dari Bank Muamalat. Sebagai catatan saya masih menyimpan tanda bukti penyetoran dari Kantor Pos dan struk penarikan terakhir dari Bank Mandiri. Wassalamualaikum wr wb.

Hormat saya,
Iswara Noor Raditya Akbar
email: dejavaraditya@yahoo.co.id
No HP: 085743093503




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait