Keluhan
Melalui surat ini saya ingin meminta jawaban atau tanggapan yang memuaskan dari PT Indosat atas permasalahan yang istri saya alami terkait dengan tagihan Matrix nomor 0815 1651 612 atas nama Aida Mufida yang harus dibayar pada bulan Desember 2009. Tagihan ini dirasakan tidak sesuai dengan pemakaian yang dilakukan.Hal ini bermula sejak istri saya melakukan registrasi BlackBerry di Galeri Indosat Metropolitan Mall Bekasi pada tanggal 20 Desember 2009 dengan kuota Rp 140,000 per bulan. Namun, sejak itu setiap melakukan pengecekan pulsa melalui nomor 777 selalu terjadi penambahan rupiah yang cukup banyak.
Penambahan rupiah yang terjadi adalah melonjak dari semula Rp 24,000 pada tanggal 24 Desember 2009 menjadi 70-an ribu rupiah pada tanggal 28 Desember 2009. Hal ini dirasakan tidak wajar karena BlackBerry tidak digunakan untuk melakukan panggilan telepon keluar dan hanya menggunakan layanan BlackBerry berlangganan serta beberapa kali SMS saja.
Kami juga melakukan download UberTwitter, Snaptu, dan Tweetcaster dari menu BlackBerry Application World. Bukan dari Indosat WAP.
Permasalahan ini sudah kami sampaikan atau keluhkan melalui Call Center Indosat beberapa saat setelah kami menyadari ketidakwajaran biaya ini. Namun, kami tidak memperoleh jawaban yang bisa memuaskan kami. Hal inipun sudah ditangani oleh Supervisor di Call Center yaitu Ibu Ata.
Pada awalnya kami diminta menunggu sampai tagihan tercetak untuk melihat pemakaian yang terjadi, dan itu sudah kami lakukan. Sementara menunggu tagihan dicetak mulai tanggal 28 Desember 2009 sesuai anjuran Ibu Ata kami tidak menggunakan sama sekali handset kami untuk menelepon atau layanan BlackBerry. Kecuali beberapa SMS saja.
Namun, pada tanggal 2 Januari 2010, tagihan yang muncul setelah kami cek melalui SMS ke nomor 777 sudah mencapai 62 ribu rupiah. Ini sangat tidak masuk akal.
Kami, sesuai anjuran Ibu Ata, kemudian ke Galeri Indosat Metropolitan Mall Bekasi untuk melihat tagihan yang tercetak sampai dengan pemakaian 27 Desember 2009. Kami dilayani oleh Bapak Ian. Pada tagihan ternyata terdapat pemakaian Indosat GPRS yang tidak dapat diperinci penggunaannya.
Kami agak kecewa karena jika diperinci penggunaan atau pemakaian yang terkoneksi dengan GPRS persoalan kami dapat diketahui dan kami tidak akan menggunakannya lagi. Menurut Bapak Ian lagi bahwa karena GPRS ON maka jika terkoneksi kami akan dikenakan biaya GPRS walaupun BlackBerry tidak kami gunakan. Karena, itu merupakan konsekuensi atau risiko jika menggunakan layanan BlackBerry.
Penjelasan yang 'tidak masuk akal' bagi kami karena bagaimana mungkin tagihan kami bertambah terus sedangkan HP tidak digunakan. Perincian penggunaan layanan BlackBerry juga kami perlukan untuk mengetahui apakah terjadi kesalahan pada saat dilakukan registrasi sehingga kami tidak dirugikan.
Karena tidak ada penjelasan yang memuaskan dari petugas Galeri (Bapak Ian) kami akhirnya memutuskan untuk menghentikan layanan BlackBerry berlangganan kami sampai dilakukan investigasi sesuai yang kami harapkan.
Kami menghubungi lagi Call Center Indosat untuk berbicara dengan Ibu Ata dan menjelaskan jawaban yang kami peroleh melalui staf Customer Service di Galeri. Disampaikan kepada
kami bahwa kami akan dihubungi kembali untuk menjelaskan lebih lanjut permasalahan
kami ini karena akan di bentuk tim untuk menangani masalah ini.
Sampai saat surat ini kami buat pihak Indosat belum menghubungi kami seperti yang dijanjikan. Kami tetap meminta penjelasan konkrit atas permasalahan kami ini.
Zulkifli Armansyah
Taman Narogong Indah Blok C49/5 Rt 08/15
Bojong Rawa Lumbu Bekasi
armansyahali@yahoo.com
08159287047
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































