Keluhan
Setelah dihentikan tayangan televisi berlangganan astro sejak tanggal 20 Oktober 2008 lalu 204 karyawan PT Direct Vision yang merupakan anak perusahaan PT First Media Tbk yang masuk dalam Grup Lippo tidak memiliki masa depan. Ditambah lagi sampai surat ini saya kirimkan gaji yang menjadi hak karyawan tidak dibayarkan. Sudah memasuki bulan kelima sejak Oktober 2009 lalu.Kami sudah berkali-kali bertanya kepada Direktur PT Direct Vision Bapak Paul Montolalu dan juga kepada pemegang saham PT Direct Vision yaitu PT Ayunda Prima Mitra dan Silver Concord Holdings, Ltd. Sampai pada akhirnya kami hanya disuruh berhubungan dengan kuasa hukum perusahaan.
Sebagai karyawan kami hanya meminta hak kami atas gaji dibayarkan. Sebagian besar karyawan keadaannya sudah sangat menderita. Bahka,n sampai ada yang telah menjual beberapa aset pribadi untuk menutupi kebutuhan keluarga dan pendidikan anak-anak kami.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kami mohon dengan sangat agar memberikan kejelasan kepada status nasib seluruh karyawan PT Direct Vision yang masih setia. Terima kasih atas perhatiannya.
Imam Maliki
Jl Bambu Apus VI No 10 Pondok Bambu Jakarta Timur
i_maliki@yahoo.com
08128974461
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































