Keluhan
Awalnya saya tertarik untuk melakukan investasi properti di Kalibata dengan menggunakan kredit pemilikan rumah (KPR) BTN karena bunga yang ditawarkan waktu itu adalah 9%. Ketika akan melakukan penyetoran uang muka, agar segera dibuatkan kontrak, pihak BTN selalu menunda-nunda yang pada akhirnya penandatanganan kontrak dilakukan pada bulan Oktober 2008. Namun, rate bunga naik menjadi 16%. Suatu kenaikan yang fantastis yang harus saya tanggung akibat taktik dari BTN yang menunda-nunda kontrak.
Dari pihak BTN memberikan penjelasan kalau rate bunga akan mengikuti rate dari BI. Tetapi, pada kenyataannya hingga saat ini rate yang digunakan tetap di angka 16%. Sedangkan rate dari bank lain sudah mengalami penyesuaian ke rate 10 – 13%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui surat pembaca ini mudah mudahan menjadikan pelajaran bagi yang akan mengajukan KPR terutama BTN agar lebih teliti dan hati-hati. Untuk saya pribadi tidak akan pernah lagi memakai KPR dari BTN. Terima kasih.
Setyani
Tebet Jakarta
setyani.pelitahati@yahoo.com
0816100523
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































