Keluhan
Pembayaran Speedy paling lambat tanggal 20 setiap bulannya. Tanggal 20 Januari 2010 saya lakukan pembayaran di ATM BCA untuk tagihan saya sebesar Rp 214,500 dari mesin tersebut tidak keluar print out-nya. Menurut satpam yang bertugas di bank tersebut kertasnya tidak habis.Saya tidak melakukan pembayaran kembali karena takut terjadi double transaksi. Saya langsung menghubungi 147 untuk cek pembayaran saya. Sayangnya saya tidak menanyakan dengan siapa saya konfirmasi. Jawaban dari 147 benar pembayaran saya sudah masuk, ONLINE. Namun, saya masih khawatir. Besak paginya saya hubungi 147 kembali untuk memastikan pembayaran saya dan saya dipastikan bahwa pembayaran saya sudah masuk di data mereka.
Lagi-lagi saya tidak bertanya jelas dengan siapa konfirmasi. Kalau tidak salah saya sampai tiga kali konfirmasi ke 147 mengenai pemabayaran tersebut. Tapi, tidak ada satu pun dari mereka yang memberikan info tambahan apa-apa. Tanggal 26 Januari 2010 saya cek email ternyata saya terima email dari 147@telkom.co.id tanggal 25 JAN 2010 pkl 12:57 WIB yang isinya mengenai tagihan Speedy saya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saya tanyakan info tersebut sudah ada sejak tanggal 20 atau baru tahu hari itu. Jawabannya sudah ada sejak tanggal 20. Saya heran kenapa saat saya hubungi 147 sampai tida kali tidak ada yang menginfokan saya seperti itu. Saya tanyakan ini kesalahan siapa? Jawaban Mas Akbar ini kesalahan Telkom (termasuk 147 yang tidak menginfokan pada saya mengenai hal tersebut. Ini sudah saya tegaskan dengan Mas Akbar) dan info dari Mas Akbar maintenance tersebut sedang terjadi di bulan ini saja. Bukan tanggal 20 di tiap bulannya.
Saya tanyakan apakah jika saya terhitung telat payment sampai dengan hari ini ada dendanya? Jawabanya "iya". Itu saya yang tanyakan. Kalau saya tidak tanya saya tidak pernah tahu ada denda tersebut karena tidak langsung diinfokan oleh Mas Akbar.
Setelah saya tanyakan kembali denda tersebut muncul sejak tanggal berapa. Jawabannya tanggal 22 Januari 2010. Saya disarankan untuk cek transaksi banking saya dan saya sudah cek memang tidak ada pengurangan saldo untuk payment tersebut.
Saya tidak rugi sepenuhnya. Tapi, saya keberatan denda 5% tersebut. Kalau saat saya konfirmasi payment pada tanggal 20, 21, dan 22 Januari 2010 itu saya diinfokan sedang ada maintenance sistem untuk payment OL. Saya akan segera bayarkan ulang sebelum tanggal 22.
Untuk keluhan saya yang keberatan dengan denda 5% tersebut saya hanya bisa datang langsung ke Plasa Telkom yang tidak buka pada hari Minggu karena tidak bisa melalui 147 (masih info dari Mas Akbar). Sementara saya hanya punya waktu hari Minggu siang saja. Berarti sulit ya untuk menyampaikan keluhan saya ini.
Setelah saya minta untuk dibuatkan histori pengaduan saya ini di 147 saya diberikan nomor laporan 2010s.0126.08086. Tapi, saya tetap harus datang ke Plasa Telkom untuk pengajuan bebas denda karena hanya bisa dengan bagian tagihannya langsung (lalu buat apa nomor laporan yang saya punya?).
Menurut Mas Akbar laporan saya di-follow up maksimal 4 hari dan saya diminta untuk memberikan nomor ponsel yang bisa dihubungi dan sudah saya berikan. Pada intinya saya keberatan dengan denda 5% tersebut dan saya kecewa dengan tiga agent dari 147 yang tidak menginfokan saya mengenai maintenance sistem tersebut.
Liliani Nainggolan
Komplek PT Kereta Api No 14 Depok
liliajah@yahoo.com
081311433744
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































