Keluhan
Saya Iwan pemilik no telp 021 869031xx. Sudah sekitar setahun lebih setiap hari dari pagi hingga malam (termasuk Sabtu dan Minggu) nomor telepon saya berulang kali diteror atau ditelepon oleh petugas Citibank Credit Card. Saya juga sudah berkali-kali mengirim e-mail maupun posting di web Customer Service Citibak namun tidak pernah ada tanggapan sama sekali dari Citibank.Â
Petugas Citibank mencari Bapak Soni yang katanya tagihan kartu kreditnya sudah jatuh tempo namun belum dibayar. Ratusan kali juga saya mengingatkan bahwa salah sambung. Bapak Soni yang dicari tidak ada pada nomor tersebut. Nomor telepon tersebut terdaftar di Telkom resmi atas nama saya.
Â
Namun, anehnya Citibank tidak pernah meng-update informasi tersebut. Karena tetap tiap hari mulai dari jam 07.00 pagi sampai pernah jam 11.00 malam dan bahkan saat tidur siang berulang-ulang petugas Citibank berganti-ganti meneror. Bila karena kesal saya menjawab dengan kasar karena sudah berulang-ulang. Malah petugas Citibank balik meneror saya dengan cara menelepon dan saat saya angkat lalu yang bersangkutan berbicara kasar kemudian ditutup lagi dan diulang lagi.
Saya sangat marah, lelah, kesal, bingung, atas sikap Citibank. Kepada petugas saya mengingatkan bahwa perlakuan tidak menyenangkan atau menggangu dan ketidakprofesionalan dari Citibank Credit Card ini akan saya tulis di surat kabar dan lapor ke polisi. Namun, tetap saja tetap tidak ada perubahan. Tetap diteror terus melalui telepon.
Â
Pertanyaan saya:
1. Apakah memang Bapak Soni yang dicari Citibank ini hanya ada nomor telepon rumahnya saja. Apakah tidak ada nomor handphone (HP) dan alamat rumah yang bisa dikonfirmasi? Apakah ketelodoran Citibank saat verifikasi orang sekarang malah menjadi teror bagi saya.
2. Mengapa sudah diberitahu berkali-kali nomor telepon tersebut salah sambung (tidak ada Bapak Soni). Tapi, Citibank tetap terus menelpon atau meneror ke nomor telepon tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
4. Apakah memang petugas Citibank dilatih untuk meneror orang melalui telepon.
Â
Iwan
Pondok Kelapa
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































