Belum Pernah ke India Ada Transaksi Kartu Mandiri di Bhopal

Suara Pembaca

Belum Pernah ke India Ada Transaksi Kartu Mandiri di Bhopal

- detikNews
Kamis, 31 Des 2009 10:45 WIB
Belum Pernah ke India Ada Transaksi Kartu Mandiri di Bhopal
Keluhan
Pada mulanya saya sungguh beritikad baik dengan memaklumi kelambanan respon dari Kartu Kredit Bank Mandiri. Namun, hari ini Kamis, 31 Desember 2009 kesabaran saya sungguh teruji. Masalah ini bermula dari kegagalan saya bertransaksi di Heritage Bintaro pada akhir Oktober 2009. Saya heran karena saya tahu pasti limit saya masih mencukupi untuk bertransaksi. Keheranan saya bertambah ketika pada awal November saya menerima tagihan kartu kredit untuk bulan Oktober 2009 yang ternyata nilainya membengkak.

Setelah saya amati ada satu transaksi ajaib pada tanggal 25 Oktober 2009 sebesar Rp 3,460,513. Transaksi tersebut terjadi di Sameer Music, Bhopal, India. Padahal seumur-umur saya belum pernah ke India.

Berdasarkan tagihan tersebut saya menghubungi Call Center Mandiri yang kemudian disarankan untuk memblokir kartu tersebut karena dikhawatirkan data-data saya sudah diketahui pihak lain yang kemudian dapat disalahgunakan lagi. Saya menyetujuinya dan hari itu juga kartu saya langsung diblokir.

Selain itu saya juga disarankan untuk mengirim surat sanggahan transaksi dan surat permohonan penggantian kartu. Hari itu juga kedua surat tersebut saya kirimkan melalui faks. Setelah saya kirimkan saya segera menghubungi Call Center Mandiri untuk mengkonfirmasi faks tersebut apakah sudah diterima atau belum. Namun, disampaikan bahwa informasi mengenai faks baru bisa disampaikan setelah 24 jam.

Dua hari berikutnya saya cek kembali ke Call Center (tentunya dengan "ritual" yang cukup memakan waktu yakni menyamakan data-data). Saya mendapatkan informasi yang kurang lebih sama, "mohon maaf kami belum mendapat informasi dari petugas bagian faks. Silahkan Ibu cek kembali besok."

Karena kesibukan yang padat pada waktu itu saya pun baru bisa kembali menghubungi Call Center setelah 5 hari dengan harapan pasti informasi mengenai faks tersebut sudah ada. Sayangnya pada saat saya hubungi petugas Call Center yang menerima telepon mengatakan bahwa dua faks seperti yang saya sebutkan di atas belum diterima.

Akhirnya detik itu juga setelah saya menutup telepon saya kembali mem-faks surat sanggahan transaksi dan surat permohonan penggantian kartu. Setelah itu saya melewati hari-hari yang mengesalkan kembali. Saya menelepon Call Center, menyamakan data-data, dan mendapat jawaban bahwa informasi mengenai faks belum diketahui.

Rasanya hampir putus asa saya dibuatnya. Setelah dihitung-hitung mungkin sudah 8 (delapan) kali saya menghubungi Call Center. Hingga akhirnya pada pertangahan Desember (saya lupa tanggal persisnya) seseorang yang bernama Bapak Yufik dari Mandiri menelepon saya.

Beliau mengkonfirmasi apakah benar saya yang mengirim surat sanggahan transaksi tersebut dan menyampaikan bahwa saat ini sanggahan transaksi saya sedang diproses dan untuk itu saya diminta mengirimkan kopi kartu kredit dan KTP melalui faks ke nomor 021 39833887. Berhubung saat itu saya sedang di luar kota dan kesulitan mencari faks saya baru bisa mengirimkan keesokan harinya.

Berminggu-minggu tak ada kabar. Hingga tanggal 28 Desember 2009 lalu saya kembali menghubungi Call Center untuk mengetahui update permasalahan saya. Namun, setelah melalui proses panjang dan melelahkan (menyampaikan permasalahan dengan runtut dan penuh kesabaran, menyamakan data-data, mengkonfirmasi soal faks terdahulu dan sebagainya) saya mendapatkan informasi bahwa faks kopi kartu kredit dan KTP yang saya kirimkan belum diketahui keberadaannya.

Terus terang masalah ini sangat menyita waktu saya. Sebenarnya mudah saja bagai saya untuk mengirim kembali kopi KTP dan kartu kredit saya tersebut. Tapi, apakah ada jaminan faks tersebut tidak "terlantar" di sana. Lagipula saya terlalu lelah untuk mengulangi proses seperti sebelumnya di mana saya harus menelepon Call Center untuk konfirmasi, menunggu 24 jam, menelepon kembali dengan jawaban yang terus berputar-putar.

Saya bukanlah pengangguran tanpa kerjaan yang setiap saat bisa menelepon. Banyak hal lain yang harus saya kerjakan. Jadi saya sangat berharap Mandiri dapat lebih profesional melayani nasabah setianya. Jika dihitung-hitung dari awal pengaduan hingga hari ini saya sudah menelepon Call Center sebanyak 9 kali dan mengirimkan faks 4 kali untuk meminta penjelasan masalah yang sama. Betapa melelahkan.

Hormat saya,
Siti Barokah
Griya Kencana II L-9
Sudimara Barat Ciledug Tangerang
adesiti_barokah@yahoo.com
081219925507




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait