Administrasi dan Komunikasi Internal XL Saling Bertolak Belakang

Suara Pembaca

Administrasi dan Komunikasi Internal XL Saling Bertolak Belakang

- detikNews
Selasa, 22 Des 2009 09:54 WIB
Administrasi dan Komunikasi Internal XL Saling Bertolak Belakang
Keluhan
Langsung pada pokok permasalahan yang saya alami selaku pengguna XL:

1. Saya diberi batas Credit Limit (CL) sebesar Rp 550 ribu tetapi tagihan bulan ini mencapai Rp 803,365 sebelum pajak. Saat saya cek melalui SMS saya memiliki sisa limit Rp 512. Mungkinkah dengan sisa limit ini saya melakukan panggilan. Ternyata saya masih bisa terus melakukan panggilan walaupun sisa limit Rp 512.

2. Saat saya menanyakan tagihan yang melewati batas CL mereka menyatakan bahwa saya pernah meminta dibuka CL saya (benar). Tetapi, tanggal 1 Desember saat saya akan melakukan panggilan saya mendapat pesan bahwa sisa limit saya tidak memungkinkan untuk melakukan panggilan. Setelah saya bayar tanggal itu juga saya baru bisa melakukan panggilan lagi. Berarti saya masih dibatasi CL tapi dengan pembatasan CL. Pertanyaan terbesar adalah kok bisa tagihan saya melewati jauh di atas CL. Kalau memang benar CL saya dibuka (sesuai permintaan saya) kenapa saya tidak bisa menggunakan fasilitas GPRS untuk akses internet melalui XL hingga saat ini. Sementara dari sumber info yang sama sisa unit yang tersisa (saya join program XL priority per 3 Desember 2009) adalah 101 menit, 429 SMS, 0 kb per 13 Desember 2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

3. Saat saya komplain mengenai tagihan yang di luar batas CL saya dijelaskan ada pemakaian internet (GPRS) sebesar Rp 300,000 selama 3 hari sejak saya join Priority. Perhitungan secara logika bila saya menghabiskan Rp 100,000 per hari untuk aksesΒ  internet melalui fasilitas GPRS XL (hampir tidak masuk akal sebab di warnet selama 24 jam saja kita cuma harus bayar Rp 72,000 dengan asumsi Rp 3,000 per jam), tentunya saya akan terbebani Rp 3 juta untuk 1 bulan, dan XL menawarkan program internet unlimited sebesar Rp 150,000 per bulan. Bukankah XL memeras pelanggan yang menggunakan fasilitas GPRS-nya untuk akses internet. Bila break event pointnya hanya Rp 150,000 per bulan tetapi saya harus bayar Rp 3 juta?

4. Sejak dua bulan terakhir XL tidak mengirimkan tagihan melalui pos dengan alasan XL Goes Green. Pengiriman lewat pos akan dikenakan biaya Rp 10,000. Saat saya tanyakan ke Call Center ternyata program paperless ini mulai berlaku per April 2009 (saya masih menerima lembar tagihan hingga bulan September), sementara melalui SMS dari 818, program ini akan mulai berlaku per 16 Januari 2010.

5. Saat saya menanyakan pemakaian saya yang mencapai Rp 803,365 hingga saat ini saya belum menerima rincian pemakaian. Kemudian berdasarkan apa pihak XL menagih pembayaran kalau untuk menarik data pemakaian saja memerlukan waktu berhari-hari.

6. Jelas dari hal-hal di atas banyak sekali data yang satu sama lainnya tidak sinkron. Kemudian bagaimana kita selaku pelanggan bisa percaya dengan tagihan yang selama ini selalu kita bayar tepat waktu bila semua data yang diberikan XL Center melalui 818 dan Call Center ternyata saling bertolak belakang.

7. Saya selama ini berkomunikasi langsung dengan Bapak Rustam (Team Leader) dari XL Call Center. Tetapi, jawaban yang diberikan hingga saat ini belum memuaskan karena beliau selalu berbicara mengenai data. Sementara semua data yang diberikan oleh pihak XL semuanya saling bertolak belakang. Saat saya menanyakan rincian pemakaian pun hingga saat ini belum ada datanya yang bisa ditarik secara detil.

Aan Sasono Rianto
Villa Nusa Indah Block V6/7 Bogor 16969
aanrianto@gmail.com
0818117641




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads