Keluhan
Tadinya saya berharap dengan adanya relokasi dari Pasar Lama Purbalingga ke Pasar Baru Segamas yang dibiayai dengan dana 21 miliar ini sedikit memberikan prospek ekonomis kepada semua pedagang resmi yang ada. Tapi, kenyataan di lapangan ditemukan adanya indikasi kecarut-marutan itu. Munculnya pedagang-pedagang tidak resmi yang menggelar dagangannya di pinggir-pinggir jalan sangat merugikan pedagang resmi yang ada. Padahal pasar tersebut baru diresmikan beberapa bulan yang lalu. Saya khawatir kalau ini dibiarkan berlarut-larut maka mereka akan menjamur dan sangat sulit untuk diberantas.
Belum lagi pedagang resmi harus dihadapkan dengan sepinya pembeli setelah pasar tersebut diresmikan. Ini semua akan menjadikan konflik di kemudian hari antara pedangan resmi dengan pedagang tidak resmi. Harus momentum modernisasi Pasar Segamas dimanfaatkan pihak terkait untuk membuat sistem terpadu yang menjadikan Pasar Segamas menjadi sentral perekonomian masyarakat Purbalingga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aditio Sudarmadi
Daanmogot Jakarta Barat
aditio_unshu@yahoo.com
0816900212
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































