Keluhan
Saya hendak menayakan prosedur Penyetaraan Ijazah Luar Negeri karena saya menemani rekan saya yang baru saja menyelesaikan pendidikannya di Malaysia. Di sana beliau menyerahkan berkas:Isi formulir dan lengkapi persyaratannya, meliputi:
a. Fotokopi Paspor termasuk halaman visa.
b. Fotokopi Ijazah terakhir di Indonesia (transkrip tidak diperlukan).
b. Fotokopi Ijazah yang diperoleh dari luar negeri.
c. Fotokopi Transcript of Records selama belajar di luar negeri.
d. Fotokopi bukti beasiswa Erasmus Mundus.
e. Buku Katalog tentang kurikulum/program pendidikan (bisa print-out dari website program).
f. Fotokopi Thesis.
g. Pasfoto terbaru, hitam-putih, ukuran 4 x 6, sebanyak 3 (tiga) lembar.
h. khusus untuk Erasmus Mundus, 1 sampai 2 halaman penjelasan tambahan mengenai perkuliahan.
Hanya saja petugas meminta kopi dari passport dan visa pelajarnya. Akan tetapi petugas sambil marah-marah mengatakan bahwa sebagai PNS beliau wajib menggunakan Passport Dinas (catatan: rekan saya menggunakan passport hijau). Kalau tidak menggunakan passport dinas maka tidak bisa melakukan penyetaraan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terus terang saja saya dan teman saya telah mencoba mengurus pembuatan Passport Dinas. Hanya saja dari mulai pengurusan hingga selesainya passport dinas tersebut memerlukan waktu yang sangat lama. Lebih kurang enam bulan. Padahal kami sudah harus segera mendaftar. Itu pun karena kami meminta bantuan seorang rekan yang sedang berpergian ke Jakarta untuk pengurusan passport tersebut (catatan kami harus membayar Rp 350,000).
Ada lagi rekan saya yang passport dinasnya baru selesai lebih dari satu tahun karena tidak ada orang yang mengurusnya. Bagaimana ini Dikti? Sebab, kalau dilihat dari prosedur penyetaraan ijazah luar negeri tidak terdapat tulisan harus melampirkan passport dinas?
Wassalam,
Mahmud Ananda
Jl Senopati Pamungkas No 1223 Medan
mahmudananda@yahoo.com
085267123314
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































