Pengalaman Ini Membuat Kapok Berbelanja di Red Mango

Suara Pembaca

Pengalaman Ini Membuat Kapok Berbelanja di Red Mango

- detikNews
Senin, 07 Des 2009 09:09 WIB
Pengalaman Ini Membuat Kapok Berbelanja di Red Mango
Keluhan
Pada hari Sabtu, tanggal 5 Desember 2009 pukul 19.25 saya dan tunangan hendak membeli Yoghurt Plain Premium dengan 3 topping di Red Mango Mal Taman Anggrek. Pada saat saya datang sedang ada dua customer yang melihat-lihat pilihan topping. Yang satu sendirian dan yang satu lagi bersama kedua anaknya yang masih kecil.

Saat itu petugas pria Red Mango bertanya kepada kami. Menu apa yang kami ingin beli. Saya lalu melihat-lihat sebentar. Lalu, saya mengatakan kepada petugas bahwa saya memilih 2 topping longan dan 1 topping kiwi.

Petugas tidak mengucapkan apa-apa. Tetapi, tangannya menunjuk ke arah kasir yang sedang kosong. Dari bahasa tubuh sang petugas (karena dia tidak berbicara apa-apa) kami bergerak ke arah kasir untuk melakukan pembayaran lebih dulu karena kedua customer yang lebih dahulu datang masih sibuk melihat-lihat topping.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat saya mengeluarkan kartu kredit BCA untuk hendak membayar kasir menegur kami dengan mengucapkan sepatah kata, "antri!" Karena bingung, kami langsung memandang ke petugas yang tadi mengarahkan kami ke kasir, dengan maksud meminta penjelasan mengapa tadi dia mengarahkan kami untuk langsung ke kasir.

Namun, dengan wajah yang menurut saya amat mengejek dan ketus, sang petugas langsung berkata dengan mengulang kata-kata, "antri, Mbak!" dengan nada yang menekankan per kata yang dia ucapkan. Semua customer yang tadinya sedang sibuk memilih topping melihat ke arah kami.

Hal ini menyebabkan saya seperti orang yang disalahkan karena menyerobot antrian. Padahal kami menuju ke kasir berdasarkan pengarahan dari petugas tersebut. Karena kesal saya langsung memutuskan untuk tidak jadi membeli Yoghurt Red Mango.

Mengapa pelayan mengarahkan kami ke kasir jika kami harus antri terlebih dahulu. Tidakkah dia bisa menjelaskan bahwa kami harus antri dibanding berdiam diri dan hanya menunjuk ke kasir. Ketika kami bingung petugas tersebut bukannya menjernihkan masalah tapi membuat saya seperti pelanggan yang tidak sopan yang kerjanya menyerobot antrian.Β 

Sebenarnya bagaimana sistem antrian di Red Mango. Apakah jika saya hendak membeli satu produk, sedangkan di depan saya ada sepuluh anggota keluarga yang sibuk melihat-lihat topping, sedangkan kasir dalam keadaan idle.

Saya harus menunggu kesepuluh anggota keluarga tersebut selesai, baru saya boleh ke kasir. Jika ya, mengapa saya langsung diarahkan ke kasir dalam kondisi seperti tadi. Pengalaman ini membuat saya jadi kapok berbelanja di Red Mango Taman Anggrek.

Mohon bagi management Red Mango untuk lebih memperhatikan tingkah laku para karyawannya dalam melayani pelanggan. Terima kasih.

William Gunawan
Apartemen Mediterania Tanjung Duren Jakarta
william_petrucci@yahoo.com
081381711881




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads