Mengurus SIM Sulit? No ...

Suara Pembaca

Mengurus SIM Sulit? No ...

- detikNews
Senin, 07 Des 2009 08:11 WIB
Mengurus SIM Sulit? No ...
Keluhan
Kamis, 26 November 2009 saya, mengurus surat izin mengemudi (SIM) C, di Satpas Polda Metro Jaya (PMJ) Jl Daan Mogot Jakarta Barat. Tiba di gerbang Satpas pukul 09.00 WIB.

Awalnya saya sudah dihantui dengan berbagai sikap negatif bila berurusan dengan polisi. Membekas di hati di dunia ini manusia paling tidak mau berurusan dengan tiga hal. Yaitu bayar hutang, masuk rumah sakit, dan berurusan dengan polisi.

Beredar isu yang tidak baik untuk mendapatkan SIM. Kita mesti berurusan dengan calo baik yang berseragam maupun tidak dengan bayaran mahal. Juga terbayang kesemerawutan karena pemohon yang banyak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Turun dari Busway di Halte Taman Kota tidak ada satu pun calo yang menyapa saya. Malah ada petugas berpakaian sipil yang mengarahkan saya ke pintu gerbang Satpas SIM. Jaraknya kurang lebih 500 M.

Tiba di gerbang Satpas petugas beseragam (polisi) menyapa saya dengan sopan dibarengi senyum. Menginformasikan tata cara mendapatkan SIM. Usai mendapatkan formulir tes kesehatan (Rp 20,000) petugas dengan ramah mempersilahkan saya masuk ke gedung utama untuk melengkapi formulir pengisian data (BRI Rp 75,000) dengan keinginan sendiri membayar asuransi kecelakaan (Rp 30,000). Kemudian harus mendaftar ke loket 4 tanpa dipungut biaya.

Hanya dalam hitungan kurang labih 45 menit saya sudah mengikuti tes teori di lantai 2 dengan menggunakan system computer. Tes dipandu Polwan dalam suasana tertib. Semua peserta ujian diperlakukan sama. Situasinya begitu kondusif tanpa ada kesan penekanan dan intimidasi. Semua mengalir apa adanya (dalam koridor pelayanan profesional).

Saya begitu kaget dan terperangah dengan kondisi yang begitu teratur dan tidak bedesak-desakan. Tidak ada calo, tidak semerawut, semua menjalani tes dengan sistem pelayanan prima yang sangat dibutuhkan dan didambakan masyarakat seperti saya.

Seyogyanyalah pelayanan prima dan profesional ini terus dipertahankan. Sirna semua bayangan negatif yang awalnya saya pikir begitu sulit dan mahal untuk mendapatkan
SIM.

Usai tes teori, 20 menit kemudian, hasilnya sudah bisa saya peroleh. Nilainya hanya 15 dari 30 soal yang diuji. Artinya saya tidak lulus. Namun, Polwan penguji memperbolehkan saya untuk tes ulang teori hari itu juga. Dan, dari hasil tes ulang saya mendapat nilai 18. Artinya saya lulus. Proses uji ulang ini tidak ada permintaan uang dan sejenisnya.

Lulus dari teori langsung ke lapangan praktek. Kemudian petugas penguji lapangan mengarahkan saya mengendarai sepeda motor dengan benar dan santun serta mentaati
rambu-rambu lalu lintas. Selang 20 menit, usai tes praktek, saya diarahkan ke loket 9 untuk mengambil formulir hasil tes keseluruhan dan keruangan loket foto. Lima belas menit kemudian SIM asli saya terbit di loket 30. Alhasil, dengan biaya Rp 125,000 dan waktu 2 jam 15 menit saya sudah mendapatkan SIM C.

Terima kasih Pak Polisi (khususnya POLANTAS di SATPAS SIM PMJ) yang telah membuat satu sistem terobosan pelayanan prima yang sangat dibutuhkan masyarakat. Semoga ke depan bisa lebih baik hingga POLRI jadi sahabat dan dicintai masyarakat.

Haninda Farah Moetia
Jl RS Fatmawati RT 001/ RW 005 Jakarta
tomatochups@yahoo.com
0217417581




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads