Citibank, Penagihan yang Salah Alamat

Suara Pembaca

Citibank, Penagihan yang Salah Alamat

- detikNews
Jumat, 04 Des 2009 17:50 WIB
Citibank, Penagihan yang Salah Alamat
Keluhan
Pada hari Senin tanggal 23 November 2009 kantor saya dihubungi oleh seseorang bernama Tiara mengaku dari Citibank. Dia menyampaikan kalau saya masih mempunyai tunggakan kartu kredit Citibank sebesar Rp 35,000,000 lebih.

Saya tentu saja kaget karena tagihan terakhir saya yang dikirim oleh pihak Citibank via email saya hanya sebesar Rp 2,029,000 dan baru jatuh tempo tanggal 7 Desember 2009. Namun, pihak penagih tidak mau peduli. Bahkan, pada hari Rabu, 25 November 2009 saya dihubungi lagi dan mereka ternyata sudah menghubungi kantor pusat saya di Bandungdan mengklaim kalau data-data saya cocok dengan data mereka. Mereka tetap meminta saya membayar tagihan sebesar Rp 35 juta tersebut.

Saya tetap berkeberatan karena cukup banyak ketidaksamaan data. Dikatakan bahwa kartu tersebut adalah Visa Cash Back dan telah menunggak semenjak tahun 2007. Sementara kartu Citibank yang saya punya adalah Citibank Visa Telkomsel dan baru saya pegang semenjak tahun 2008 dengan limit hanya sebesar Rp 10 juta. Itu pun baru dua bulan dinaikkan oleh pihak Citibank yang sebelumnya Rp 7 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian ada seorang laki-laki yang menghubungi saya juga mengaku dari pihak Citibank. Bahkan, berkata-kata kasar dan mengancam. Ada kata-katanya seperti ini,
"punya hutang aja belagu. Jadi, lu mau gimana, gue bisa kirim orang sekarang juga, lu mau ini jadi masalah pribadi?" Saya tidak mau terpancing emosi sehingga telepon saya tutup.

Dari Pria itu juga saya dapat nomor kartu yang bermasalah itu yaitu 4541 7910 4088 0157 yang kebetulan bernama mirip seperti nama saya Rustam Effendi (nama saya Rustam Effendy). Dia bekerja di PT Ganesha (saya di Ganesha Operation). Tapi, selebihnya banyak ketidakcocokan. Nomor kartu jelas-jelas berbeda (nomor kartu Citibank Visa Telkomsel saya 4541 7910 7098 xxxx). Tanggal lahir juga berbeda dan nama Ibu kandung juga berbeda.

Semua ini sudah sangat mengganggu saya. Hampir setiap hari telepon kantor berdering mengganggu aktivitas saya. Bahkan, mereka juga sudah menghubungi kantor pusat saya. Ini sudah mencemarkan nama baik saya.

Saya coba hubungi ke Call Center resmi Citibank (69999 dari ponsel) juga tidak ada solusi berarti. Saya, bahkan, disuruh untuk menghubungi bagian pengaduan di nomor 021 7519200. Sudah banyak waktu saya terbuang untuk masalah ini. Cukup banyak pulsa saya terbuang untuk interlokal Denpasar - Jakarta. Padahal semestinya pihak Citibank yang menyelesaikan masalah internalnya sendiri.

Jadi mohon kepada pihak Citibank maupun pihak penagihan anda kros cek terlebih dulu sebelum mengganggu aktivitas oarang lain. Dan, mohon agar menertibkan karyawannya yang bermasalah, yang berkata-kata kasar, bahkan mengancam.

Segera diselesaikan masalah internal ini dan jangan mengganggu nasabah lagi. Dan, mohon saya dihubungi untuk mengklarifikasi masalah ini lebih jauh. Saya bersedia menempuh jalur hukum dan akan saya tempuh jika memang tidak ada niat Citibank untuk menyelesaikan masalah ini secara internal dan terus mengganggu saya.

Saya menuntut agar klarifikasi dari masalah ini disampaikan juga ke saya. Jangan kemudian mengendap tanpa ada berita. Karena, sampai saat ini nama saya masih rusak di kantor pusat. Saya dianggap berhutang ke Citibank sebesar Rp 35,000,000.

Rustam Effendy
Jl Melati No 57 Denpasar
rtm.eff@gmail.com
08129777775





Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads