Keluhan
Pada tanggal 25 November 2009 istri saya Sabethy mengambil uang di ATM BNI di"N" Swalayan Jln Raya Bogor sebanyak Rp 300,000 dalam pecahan Rp 100,000-an. Uang langsung dimasukkan ke dompet dan istri saya berbelanja susu bayi dengan cara autodebit.
Pada tanggal 29 November 2009 uang tunai tadi baru digunakan untuk berbelanja tunai di "G" Swalayan di Jln Raya Bogor. Ternyata kasir "G" Swalayan menemukan dari uang Rp 300,000 itu ada selembar uang Rp 100,000 palsu. Catatan: tidak ada pecahan Rp 100,000-an lain di dompet istri saya kecuali Rp 300,000 yang diambil dari ATM BNI di "N" Swalayan.
Tanggal 1 Desember 2009 istri saya mengadukan hal tersebut ke BNI tempat ia memiliki rekening yaitu BNI Cabang UI Depok di Jln Raya Bogor. Istri saya diterima oleh Customer Service bernama "A".
Istri saya menerima jawaban bahwa karena BNI menyerahkan proses pengisian ATM tersebut kepada Pihak Ketiga maka pihak BNI mohon maaf tidak dapat membantu. Uang tidak dapat diganti. Customer Service juga sudah mengkonfirmasi jawabannya tersebut kepada Pimpinan yang bernama "J".
Kepada pejabat di BNI terkait sebenarnya dengan mengecek di sistem maka dapat mengecek perusahaan outsorcing mana yang mengisi ATM tersebut (termasuk petugas-petugasnya). Jika BNI tidak mengambil tindakan apa pun (kecuali minta maaf) maka akan lebih banyak lagi kerugian yang diderita konsumen.
Bagaimana mungkin dari Rp 300,000 ada Rp 100,000 yang palsu. Tanpa bermaksud buruk sangka mungkinkah petugas dari perusahaan outsourcing pengiriman uang lalai dalam menggunakan alat pendeteksi uang palsu (UV).
Kami yang mengerti cara kerja petugas kasir pasti tahu bahwa tiap bundel uang Rupiah itu tidak dicek satu per satu dengan UV (seperti mengecek uang dollar) tapi dicek secara cepat sehingga memungkinkan adanya uang palsu yang terikut dalam bundel.
Lalu, pernahkah BNI melakukan sampling. Berapa persen uang palsu dalam satu kali pengiriman ke satu ATM. Cek kinerja perusahaan outsorcing. Kepada pejabat BNI terkait berharap bertindak sebelum konsumen lebih dirugikan. Terima kasih.
Priyo Sembodo
Jln KH Wahid Hasyim 188-190 Jakarta Pusat
priyo.sembodo@makingroup.com
081319595403
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































