Berharap Club Bali Memberi Training Telephone Courtesy pada Operator

Suara Pembaca

Berharap Club Bali Memberi Training Telephone Courtesy pada Operator

- detikNews
Selasa, 03 Nov 2009 14:09 WIB
Berharap Club Bali Memberi Training Telephone Courtesy pada Operator
Keluhan
Jam 10.28 tanggal 3 November 2009 saya menelepon Club Bali dan diterima oleh operator telepon bernama sebut saya Vi. Saya ingin menanyakan apakah saya bisa mengambil deposit pada jam istirahat, jam 12-13. Kemudian Vi menjawab tidak bisa. Sebaiknya diambil jam 13. Setelah menjawab demikian dia langsung meminta saya menunggu.

Saya pun menunggu. Saya kira, Vibermaksud baik karena ingin menanyakan apakah ada karyawan yang bertugas/ tidak pada jam yang saya tanyakan. Setelah menunggu beberapa menit, Vi kembali di telepon dan saya kembali menanyakan, apakah kira-kira memungkinkan apabila ada yang bertugas di jam tersebut dan uangnya diambil terlebih dahulu dari bagian keuangan. Kemudian Vi menjawab tidak bisa demikian. Setelah itu langsung dia meminta saya untuk menunggu lagi

Saya kemudian menunggu lagi dan setelah beberapa menit Vi berbicara lagi dengan jawaban yang sama. Kemudian saya tanya, apakah tadi Vi meminta saya menunggu karena mencoba membantu menanyakan pertanyaan saya ke bagian keuangan/ yang lain?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian dia menjawab bahwa dia menyuruh saya menunggu karena dia mengangkat telepon lain yang masuk. Saya jadi heran. Kenapa harus begitu? Kenapa tidak diselesaikan dulu pembicaraan kami, ditutup, kemudian dia dapat mengangkat telepon lain? Dan, dengan tidak sopannya dia menjawab, "abisnya Ibu masih 'nyerocos' terus, jadi saya angkat telepon yang lain."

Saya jadi kaget dan kemudian bertanya, "kok, Mbak ngomongnya gak sopan gitu?" Seketika itu juga telepon langsung Vi matikan.

Saya yang sebenernya ingin join dengan Club Bali jadi shock mendapatkan pelayanan yang jauh dari profesional seperti ini. Bagaimana konsumen dapat percaya akan sebuah layanan apabila operator teleponnya saja tidak pernah dididik untuk bersopan santun dan menberikan service pada customer dengan baik.

Itu baru level operator telepon. Bagaimana dengan level atasnya. Apa tidak lebih buruk lagi pelayanannya. Kalau ada rekaman teleponnya boleh silahkan dicek bahwa saya ditelepon tadi sama sekali tidak bernada marah/ tinggi kepada operator Vera. Tapi, kenapa dia dengan sangat tidak sopannya mengucapkan kalimat tersebut? Kenapa dia bukannya minta maaf pada saya setelah mengucapkan kata-kata yang kasar seperti di atas, malah langsung menutup teleponnya?

Saya harap Club Bali menindaklanjuti hal ini dengan memberikan teguran pada agar dia minta maaf pada saya dan memberikan training telephone courtesy dan sopan santun pada operatornya. Jangan sampai ada orang lain yang kaget seperti saya.

Saya tidak pernah mendapatkan satu pun seumur hidup saya ini ketemu dengan operator yang tidak sopan seperti Vi. Seorang operator Club Bali. Sungguh tidak sopan operator Club Bali. Betapa kaget dan kecewa saya mendapatkan jawaban kalimat seperti itu dari seorang operator yang bediri di garis depan perusahaan. Terima kasih.

Arroya Triannisa
Jl Ciputat Raya No 4 RT 5 RW 1
Pondok Pinang DKI Jakarta
arroyatriannisa@yahoo.com
08174939149





Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads