Keluhan
Saya sudah lama menjadi nasabah kartu kredit UOB Buana. Oleh karena satu dan lain hal saya bermaksud menutup kartu saya. Pada hari Minggu saya menelepon Call Center UOB. Petugas Call Center UOB mengatakan harus menelepon kembali pada hari kerja untuk proses penutupan kartu dan ada tagihan Iuran Tahunan (baru saja muncul untuk bulan depan). Itu saja. Hari Senin saya telepon kembali UOB Buana dan semakin dipersulit dengan mengatakan bahwa masih ada tagihan 'meterai' sebesar Rp 6,000. Padahal, saya adalah nasabah yang selalu tepat waktu pembayaran dan pemakaian kartu kredit UOB tergolong sering.
Saya sangat sesalkan adalah kekurangan Customer Service Call Center menginformasikan hal-hal sepele. Seharusnya mereka bisa menyosialisasikan pada hari Minggu sehingga saya tidak merasa dipermainkan.
Ironis bisnis kartu kredit di Indonesia. Seperti jebakan. Seharusnya bank menjaga kepuasan nasabah. Bank dan kartu kredit sekarang menjamur. Nasabah memiliki keleluasaan memilih dengan siapa mereka bertransaksi.
Mungkin hal berbeda jika saya adalah nasabah oportunis dan suka telat bayar. Namun, ini sebaliknya. Dan, pada akhirnya nasabah yang loyal akan 'stay loyal' if the 'brand' maintain the satisfaction.
Jessica
Bank Panin Senayan Jakarta
jessica_liebie@yahoo.com
+6281806171615
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































