Apa Guna Customer Service ABN AMRO yang Bisa Lebih Berbahasa Manusia

Suara Pembaca

Apa Guna Customer Service ABN AMRO yang Bisa Lebih Berbahasa Manusia

- detikNews
Senin, 12 Okt 2009 09:22 WIB
Apa Guna Customer Service ABN AMRO yang Bisa Lebih Berbahasa Manusia
Keluhan
Saya adalah pengguna credit card ABN AMRO yang baru saja saya hentikan berlanganannya di awal Oktober 2009 ini. Penyebab utama saya menghentikan berlangganan credit card ini adalah karena layanan yang saya terima jauh dari harapan. Credit card ABN AMRO ini adalah kartu kredit pertama saya dan saya tidak mendapatkan informasi yang jelas tentang layanan credit card ini.

Ketika saya menerima credit card ini di bulan Mei 2008 saya menerima 2 buah kartu. Kemudian pada bulan oktober saya menggunakan salah satu credit card ini untuk bertransaksi. Ternyata yang saya gunakan adalah Kartu IPay (yang belum saya ketahui kerugian dan keunggulan penggunaannya).

Setelah billing statement keluar senilai Rp 1,832,906 maka saya bayar lunas di pertengahan Desember 2008. Saya dikonfirmasi oleh Call Center ABN AMRO pada bulan Desember 2008, bahwa saya menggunakan IPay yang harus dibayar per bulan. Kemudian saya jelaskan dan akhirnya petugas Call Center akan membantu mengalihkan pembayaran ini setiap bulan dan tagihan saya diinformasikan lunas. Sejak saat itu saya tidak menggunakan credit card lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada Juni 2009 saya ditelepon lagi oleh Call Center ABN AMRO bahwa saya ada hutang sebesar 900 ribuan plus biaya tahunan. Ini membuat saya terheran-heran. Ketika saya tanyakan katanya saya harus membayar cicilan. Padahal sudah jelas-jelas Call Center yang menyatakan bahwa di Desember 2008 utang saya sudah lunas.

Akhirnya karena tidak puas dengan layanan ini maka tanggal 1 Oktober saya datangi Kantor RBS ABN AMRO dan petugasnya menyatakan bahwa ini sudah sistem. Kemudian saya tanyakan kalau sudah sistem apa gunanya Customer Service yang bisa lebih berbahasa manusia.

Akhirnya karena tidak ada kata sepakat dan dengan perasaan kecewa saya harus membayar sebesar Rp 500,000. Termasuk denda di dalamnya yang katanya adalah keterlambatan bayar. Padahal saya jelas-jelas membayar tepat pada waktunya.

Kiranya RBS ABN AMRO tidak melakukan peluang penarikan uang dari ketidaktahuan konsumennya. Kepada para pembaca agar lebih berhati-hati bahwa perusahaan multinasional sekelas RBS ABN AMRO pun tidak menjamin layanannya sudah bagus.

Yulfi Indra
Perum Kranggan Permai
Jln Cendrawasih II BP3/6 Bekasi
yulfi@yahoo.com
08129244026





Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait