Keluhan
Sehubungan dengan rubrik Surat Pembaca pada Detik.com tanggal 14 September 2009, dengan judul "Catatan Acara di Bulan Ramadhan untuk TRANS TV" mengenai program "Halal?", kami ingin memberikan tanggalan atas surat tersebut. Menanggapi keluhan yang disampaikan oleh Bpk Khrisna di Bekasi mengenai program Halal? edisi 12 September 2009, maka ada beberapa hal yang ingin kami sampaikan. Program Halal? edisi 12 September 2009 mengangkat tema Pengobatan Alternatif dengan jusul "Sehat dengan Alternatif?" Pada segment 1 (pertama) membahas tentang pilihan masyarakat untuk melakukan pengobatan alternatif serta berbagai metode pengobatan alternatif di antaranya dengan meminum urine (air seni) sendiri. Pengobatan dengan urine ini dijelaskan langsung oleh terapis urine.
Pada segment 2 (kedua) membahas tentang pengobatan alternatif dengan metode transfer ke binatang. Kemudian pengobatan dengan cara penyaluran energi ke tubuh pasien. Di akhir segment 2 inilah Bapak Ali Mustafa Yaqub (narsum dari MUI) memberikan pernyataan jika pengobatan dengan urine haram hukumnya karena najis dan pengobatan dengan transfer binatang juga haram hukumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi jika di dalam surat pembaca disebutkan bahwa seakan-akan TRANS TV menyerahkan begitu saja sepenuhnya pada masyarakat untuk menilai cara pengobatan ini halal atau haram, maka tidak benar adanya. Karena di setiap segment selalu diberikan pernyataan dari tokoh agama yang memang berkompeten untuk memberikan penjelasan mengenai halal atau haram. Sehingga, tidak ada niat sedikit pun dari program Halal? untuk memberikan edukasi yang negatif kepada masyarakat.
Demikian surat tanggapan ini kami sampaikan, semoga bisa memberikan penjelasan kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Juga dapat memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PT TELEVISI TRANSFORMASI INDONESIA
A Hadiansyah Lubis
Ka Dept Mkt Public Relations
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































