Keluhan
Saya adalah pemegang tiket Merpati MZ 841 Makassar - Jakarta pukul 20.20 WITA pada tanggal 27 September 2009 yang kemudian di-reroute via Surabaya dengan menggunakan maskapai penerbangan lain keesokan harinya. Hal ini disebabkan karena buruknya sistem monitoring pada Manajemen Merpati yang belum bisa saya mengerti hingga hari ini.Bermula ketika kami boarding di Bandara Makassar. Setelah mendapatkan tiket boarding dengan nomor kursi yang sah tentunya petugas boarding menginformasikan agar menunggu di gate 3 keberangkatan. Setelah beberapa lama di gate 3, saya merasa ada kesalahan. Karena, tampak pesawat yang parkir untuk gate 3 adalah pesawat Merpati lain tujuan Surabaya.
Saya pun berinisiatif untuk mencari tahu dan segera bergegas ke gate 2. Setelah tahu bahwa pesawat Merpati MZ 841 tujuan Jakarta diparkir di sana. Namun, betapa terkejutnya saya bersama 2 orang teman lainnya ketika dicegat sebelum memasuki pesawat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal yang sangat ganjil untuk dijadikan alasan pembatalan. Apalagi menurut keterangan tambahan petugas mereka tidak mendapatkan info bahwa ada 6 orang penumpang transit yang ikut ke dalam pesawat menuju Jakarta tersebut. Baru ketahuan setelah penumpang dari Makassar memasuki pesawat dan mendapatkan beberapa kursi yang telah diisi.
Saya beserta 2 orang lainnya tetap menuntut petugas Merpati di Makassar untuk diberangkatkan ke Jakarta pada malam itu juga. Namun, karena semua penerbangan penuh akhirnya kami di-reroute ke Surabaya menggunakan maskapai lain, menginap, dan dijanjikan berangkat jam 6 pagi WIB keesokan harinya ke Jakarta.
Karena tidak ada pilihan yang lebih baik lagi kami mengalah. Dengan perkiraan tiba di Jakarta pada jam 07.15 WIB dan tetap bisa masuk kantor. Namun, sekali lagi, setelah tiba di Surabaya, petugas memberikan info bahwa mereka tidak bisa memberangkatkan kami pada jam 6 pagi besok, tapi jam 6.50. Bahkan, dengan entengnya petugas disana menambahkan, "ngapain buru-buru sih Mas, yang penting kan sampai Jakarta".Β
Saya mohon maaf. Ini bukan masalah biar lambat asal selamat. Tapi, kami memilih angkutan udara karena memperhitungkan waktu keberangkatan dan segala aktivitas pekerjaan yang berkaitan di Jakarta nantinya.
Sungguh tidak ada pencerminan pelayanan yang baik sama sekali untuk perusahaan sekelas Merpati. Bahkan, dengan kejadian ini semakin menegaskan pesan bahwa banyak hal yang harus dibenahi pada BUMN kita ini. Merpati ingkar janji. Terima kasih.
Muhammad Haerul
Jl. Alam Mekongga No. 3 Kabupaten Kolaka - Sulawesi Tenggara
muhammad.haerul@gmail.com
Hp. 081344177135
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































