Keluhan
Pada hari Sabtu, 22 Agustus 2009 sebenarnya saya dan istri hanya ingin melakukan konsultasi kehamilan terakhir di RS Jakarta Medical Center. Seperti biasa Dokter Spesialis Kandungan bertanya tentang keluhan masa kehamilan tri semester pada istri saya. Istri saya mengungkapkan bahwa dua hari sebelumnya ada cairan yang keluar pada saat buang air kecil. Namun, kami tidak tahu cairan apa yang keluar tersebut. Betapa kagetnya kami pada saat dokter memerintahkan istri saya untuk segera dirawat di ruang observasi.
Menurutnya, cairan yang keluar berbarengan dengan air seni itu adalah air ketuban yang volumenya sudah berkurang. Kurang lebih 24 jam istri saya dirawat melalui induksi agar terjadi kontraksi. Namun, setelah pembukaan lima tak ada tanda-tanda yang signifikan bahwa istri saya akan melahirkan secara normal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping itu pula istri saya memiliki golongan darah B rhesus Negatif. Kendalanya bila dilakukan operasi secar maka harus dilakukan transfusi darah sementara stok golongan darah istri saya di PMI Pusat tidak tersedia. Selain itu istri juga harus mendapatkan suntik rhogam bila golongan darah anak kami tidak sama dengan sang ibu.
Pihak RS dan PMI berusaha untuk mencari pendonor. Kami sekeluarga pun tidak tinggal diam dan banyak pihak yang peduli atas hal yang kami alami ini. Mereka berusaha membantu dengan cara menginformasikannya kepada rekan-rekan yang lain. Barangkali ada sanak famili mereka yang memiliki golongan darah B rhesus Negatif. Ada pula yang berdatangan ke RS dan PMI untuk dilakukan cek golongan darah agar bisa menjadi donor buat istri saya.
Alhamdulillah berkat kekuasaan Allah dan doa dari semua pihak akhirnya tanggal 23 Agustus 2009 tepatnya jam 13.05 istri saya melahirkan seorang anak laki-laki yang kami beri nama ADMIRAL UMAIR. Satu hari setelah proses persalinan, tanggal 24 Agustus 2009 kami mendapat kabar baik bahwa transfusi darah bisa dilakukan dan PMI Pusat telah berhasil mendapatkan donor darah walaupun baru sebagian dari jumlah darah yang dibutuhkan. Istri saya membutuhkan darah sejumlah 500 cc.
Pada tanggal 25 Agustus 2009 istri saya mendapatkan transfusi darah kembali untuk yang kedua kalinya. Kami sekeluarga bersyukur. Akhirnya semua kembali normal. Istri saya dalam kondisi sehat menjelang kepulangan dari RS.
Dalam suara pembaca ini saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada: Dr. Triyani, SpOG, Dr Rebecca, SPa, Bidan dan perawat RS Jakarta Medical Center, Keluarga Besar SMP Labschool Kebayoran beserta POMG dan WOTK, Pak Bambang dan Pak Hengki dari PT Dipa (Agen resmi Hypro/serum rhogam). Juga seluruh pihak yang telah banyak membantu.
Allah SWT memberkati. Amien.Β
Rukma Winara
Pamulang Elok Blok M2/10
Pondok Petir Sawangan Depok
rwinara@yahoo.com
08128759494
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.










































