Keluhan
Pada tanggal 10 Agustus 2009, dikarenakan urusan pekerjaan, saya harus berangkat dari Denpasar ke Lombok dengan penerbangan pagi. Disinkronkan dengan jadwal yang padat maka saya memilih penerbangan Merpati pukul 08.30 pagi.Saya tiba di depan konter check in Merpati di Ngurah Rai pukul 07.55 (sesuai dengan jam yang ada di lingkungan terminal) dan ditolak untuk check in dengan alasan sudah closed. Dikatakan bahwa peraturan Merpati bahwa check in paling lambat 30 menit dari waktu keberangkatan.
Dan, sebelum saya sudah ada satu keluarga pengusaha asing (Jerman) yang telah lebih dulu mengantri di depan konter. Namun, dikatakan bahwa mereka sekeluarga juga tidak dapat masuk ke pesawat karena sudah closed. Padahal jelas-jelas itu berarti bahwa mereka datang jauh lebih awal lagi dari saya.
Dan, jelas-jelas jam di bandara menunjukkan waktu yang belum sampai jam 8.00. Namun, dikatakan oleh manager Merpati (Bapak Rudi) yang bertugas bahwa waktu check in sudah closed sesuai dengan jam yang ada di komputer Merpati.
Penjelasan beliau tidak dapat kami terima dan kami minta untuk dicarikan alternatif solusi. Beliau mengatakan bahwa semua tiket airline yang ada ke Lombok telah penuh. Termasuk untuk flight Merpati keesokan harinya. Yang masih kosong hanyalah tanggal 13 September. Agak lucu karena ternyata kami ditawari oleh para calo di luar area check in tiket untuk penerbangan Merpati keesokan harinya.
Setelah melalui perdebatan yang bertepuk sebelah tangan karena manager Merpati tersebut meninggalkan kami begitu saja. Berikut semua staf yang ada di konter check in. Kami diputuskan secara sepihak untuk mendapatkan hanya separuh uang tiket yang sudah kami keluarkan oleh kantor Merpati yang ada di bandara.
Sambil menunggu retur uang tersebut saya mengamati bahwa penerbangan yang mana harusnya kami ada di dalamnya terlambat hampir 1 jam. Ketika saya tanyakan pada petugas di Kantor Merpati, apakah tidak mungkin untuk tetap masuk penerbangan yang dimaksud karena toh pesawat terlambat 1 jam, petugas Merpati menjawab bahwa hal ini tidaklah mungkin karena semua seat di pesawat sudah ada penumpangnya.
Agak unik fakta yang disajikan bahwa semua seat di pesawat Merpati tersebut penuh. Padahal ada 5 orang eks calon penumpangnya yang datang sebelum waktu closing masih dilalaikan di area check in.
Pernah saya baca di surat pembaca di sebuah harian bahwa Maskapai Merpati yang ini bukanlah merpati yang tak pernah ingkar janji. Namun, mengingat usia maskapai yang matang, saya rasa lebih cocok peribahasa 'Tua-tua keladi. Makin tua makin menjadi'.
Dr Tanto Untung
Praktisi Kesehatan
Taman Surya 2 Jakarta Barat
untung2k3@yahoo.com
08129472730
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































