Keluhan
Tanggal 31 Agustus 2009 jam 5.45 pagi saya berniat mengambil uang di ATM NISP Ruko Bumi Serpong Damai (BSD) depan Plaza BSD. Ketika saya memasukkan ATM terdengar suara mesin ATM mulai mengidentifikasi kartu. Tapi, proses itu terjadi berkali-kali sampai akhirnya di layar monitor muncul logo Bank NISP dan ATM saya terjebak di dalam. Saya tekan cancel ATM tidak keluar.Sesampai di kantor jam 6.35, saya telepon Call Center. Saya komplain berat. Saya meminta hari itu juga ATM harus ada di tangan saya lagi. Kenapa saya meminta seperti itu. Karena kesalahan bukan ada di saya tapi di mesin.
Siang itu NISP Cabang BSD menelepon saya dan berjanji Senin kartu ATM bisa diambil di NISP Puri dan akan diberikan note bahwa pemblokiran akan dibuka di NISP Cabang Puri. Saya setuju meski tetap jengkel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sabtu, 8 Agustus 2009 jam 11.00 saya mengambil uang di ATM dan ternyata kartu ATM saya masih diblokir. Saya telepon Call Center dan mendapat informasi bahwa Call Center tidak bisa memproses pencabutan blokir dan akan menyampaikan keluhan saya ke cabang. Saat itu saya minta hari Senin dihubungi pas makan siang (12.00 - 12.30).
Senin, 10 Agustus baru jam 13.00 saya dikontak oleh NISP Cabang BSD untuk pencabutan blokir. Akhirnya sepakat bahwa form pencabutan akan difaksimili dan saya tinggal menandatangani. Faks kembali ke NISP Cabang BSD biar dikirim ke pusat.
Saya lakukan semua yang diminta. Tapi, permasalahan belum selesai. Pada 24 Agustus jam 15.40 saya mendapat telepon dari Call Center yang kembali menyatakan bahwa kartu saya masih terblokir.
Saya kembali menerangkan sejarahnya kenapa kartu saya terblokir. Sampai akhirnya saya kesal dan sangat kecewa dengan NISP dengan mengatakan bahwa biarkan saja kartu saya terblokir. Apakah ini yang harus dialami oleh seorang nasabahmu Bank NISP.
Luke Eka Putra
De Latinos C 18 / 12 BSD CityΒ Serpong
lukeekaputra@yahoo.com
0811-816177
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































