Keluhan
Pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ7340 menurunkan saya tanpa alasan dan keterangan yang jelas hingga saat keterangan ini saya buat (8 Juli 2009). Sabtu, 4 Juli 2009 saya berencana terbang ke Yogyakarta dari Jakarta dengan pesawat Air Asia dengan jadwal penerbangan jam 06.00 WIB pagi. Saya melakukan pembelian on-line berikut dengan advance seat request yang mewajibkan saya membayar biaya tambahan. Saya check in tanpa masalah dan tidak terlambat. Saya duduk sesuai dengan nomor kursi yang memang saya pilih sendiri yaitu 15A.
Sekitar 20 menit saya duduk saya dipanggil oleh pramugari beserta tiga penumpang lain. Saya lalu berdiri dan menyerahkan boarding pass saya. Saya tak melihat tiga penumpang lain yang juga dipanggil. Kemudian saya diminta mengambil hand carry saya dan disuruh turun. Ketika saya tanya kenapa gate leader yang bernama Maruli Handoyo bilang pokoknya saya harus turun dari pesawat dulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara tidak profesional dan tidak hormat Maruli menyuruh saya turun dengan paksa dan ngotot, "kalau tidak mau turun pesawat ini tidak bisa terbang." Saya bingung. Dan kenapa hanya saya. Tiga penumpang lain yang juga dipanggil tak terlihat turun bersama saya.
Tak sampai satu menit saya menuruni tangga pesawat pintu pesawat ditutup dan bersiap take-off. Saya bersikukuh untuk mencari alasan ada apa sebenarnya. Satu-satunya jawaban yang saya peroleh adalah nanti saya akan diterbangkan dengan pesawat selanjutnya yaitu sekitar jam 15.30 WIB.
Saya kaget sekali dengan keputusan sepihak dan sewenang-wenang ini. Apalagi tanpa alasan jelas. Saya tak terima karena saya ada acara jam 08.30 di Yogyakarta dan itu mengapa saya ambil penerbangan pagi.
Saya adalah wartawan majalah travel yang akan meliput di Yogyakarta. Selama masa tugas saya dan selama saya bepergian dengan pesawat baru kali ini saya diperlakukan seperti ini.
Saya lalu dibawa bertemu Manager on Duty Air Asia di meja saya check in. Anehnya, dia juga bingung kenapa saya sampai diturunkan dari pesawat padahal tak ada masalah dengan check in saya dan dokumen-dokumen saya. Tetap tak bisa memberikan keterangan yang logis.
Saya merasa sangat dirugikan dan dipermalukan. Saya segera minta dicarikan pesawat pengganti yang bisa menerbangkan saya secepatnya ke Yogya karena saya tak mau kehilangan waktu dan yang terpenting saya dan tak mau kehilangan liputan saya.
Semua pesawat penuh. Saya menunggu hingga jam 13.00 masih tanpa keterangan dari pihak Air Asia. Akhirnya mereka mengganti tiket saya dengan pesawat Garuda penerbangan jam 14.50 WIB ketika saya sudah kehilangan acara saya.
Sungguh merugikan. Hingga detik ini tak ada keterangan apa pun dari pihak Air Asia. Saya minta pihak Air Asia menjelaskan masalah ini.
Alvia Zuhadmono
Mampang Prapatan Jakarta
nina_zuhadmono@yahoo.com
08122699132
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.










































