Keluhan
Jumat, 19 Juni 2009 sekitar jam 6 sore saya menelepon Call Center Citibank untuk mengaktifkan kartu kredit saya yang telah saya terima beberapa hari sebelumnya. Telepon diterima oleh Ibu Yolanda. Kartu langsung diaktifkan dan dapat dipergunakan. Berhubung pada hari itu saya membaca promosi dalam rangka liburan di Koran Kompas bahwa setiap pembelian dengan kartu kredit Citibank dapat ditukarkan dengan voucher di toko/outlet tertentu maka sekalian saya tanyakan syarat dan ketentuannya. Saya dijelaskan bahwa pembelian dengan nilai tertentu dapat ditukar dengan voucher senilai antara Rp 25,000 sampai dengan Rp 100,000. Disebutkan juga nama-nama toko/ outlet tempat penukaran vouchernya.
Malam itu juga saya berbelanja dan mengantongi 2 (dua) buah struk senilai Rp 1 jutaan dan Rp 2 jutaan. Seharusnya saya berhak memperoleh voucher senilai Rp 200,000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
struk saya. Ternyata voucher tidak dapat didapatkan di McD Cijantung. Oleh karyawannya saya disarankan untuk menukarkannya di McD Depok Mall.
Saran saya turuti. Berangkatlah saya ke McD Depok Mall. Ternyata saya harus dikecewakan kembali. Struk tidak dapat ditukarkan karena tanggal transaksi berbeda dengan tanggal penukaran. Dan, kalau pun bisa ditukarkan McD Depok Mall belum menerima kiriman voucher dari Pusat dan harus menunggu sampai voucher tiba.
Merasa dipermainkan karena pada saat saya menelepon sebelumnya oleh Ibu Yolanda tidak dijelaskan bahwa struk hanya dapat ditukarkan di toko/ outlet tertentu (tidak semua outlet McD dapat menerima). Serta tidak dijelaskan harus ditukarkan pada hari yang sama. Saya langsung telepon ke Call Center dan diterima oleh Ibu Grace. Setelah menunggu beberapa lama dikatakan bahwa waktu tanggal 19 Juni itu saya salah menelepon Bagian Marketing, bukan customer officer, sehingga informasi yang diberikan kepada saya bisa jadi belum update.
Alasan yang sangat aneh. Jelas-jelas saya menelepon Call Center sesuai dengan nomor yang ada di kartu kredit. Saya tekan nol untuk bantuan Customer Officer. Kenapa yang terima bisa bagian marketing? Dan, apa mungkin bagian marketing mempunyai wewenang untuk mengaktifkan kartu kredit. Akhirnya Ibu Grace menjanjikan akan melakukan investigasi dengan memutar rekaman pembicaraan saya sebelumnya dan membutuhkan waktu sekitar 1 (satu) minggu. Saya akan langsung dihubungi melalui telepon.
Hampir tiap minggu setelahnya saya menelepon untuk menanyakan follow up-nya, Ternyata sampai hari ini (3 minggu lebih) saya belum mendapatkan penjelasan apa pun dari Citibank. Terakhir saya telepon hari Jumat, 10 Juli 2009 dan diterima oleh Ibu Jemima. Pada saat itu sekalian saya menanyakan pembebanan annual fee mengingat pada saat saya ditawari kartu kredit ini dijanjian free annual fee plus bonus point sebesar 3,000 atau 13,000 (saya lupa tepatnya).
Ternyata untuk ketiga kalinya saya kecewa. Dijelaskan bahwa annual fee tetap harus dibayarkan lebih dulu dan baru akan dikreditkan 2 (dua) bulan kemudian yang akan dikonversikan dengan bonus point yang saya dapatkan.
Saya hanya meminta Citibank untuk memberikan informasi secara transparan. Bukan sepotong-sepotong sehingga mengakibatkan nasabah menjadi terjebak. Bukan masalah nilai uang yang saya permasalahankan. Tapi, keprofesionalan dari pelayanan Citibank yang saya pertanyakan. Saya nasabah baru tapi sudah beberapa kali dikecewakan. Semoga ke depan Citibank dapat memberikan pelayanan yang handal. Saya tunggu penjelasannya. Terima kasih.
Siti Rusmiyati
Villa Kalisari Cimanggis Depok
inirusti@gmail.com
08161846477
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































