Sendawa dan Belum Terima Surat Kolektibilitas Lancar BI dari BNI

Suara Pembaca

Sendawa dan Belum Terima Surat Kolektibilitas Lancar BI dari BNI

- detikNews
Kamis, 18 Jun 2009 13:13 WIB
Sendawa dan Belum Terima Surat Kolektibilitas Lancar BI dari BNI
Keluhan
Pada tanggal 16 Juni 2009 sekitar pukul 19:30 saya menghubungi BNI Call Center di nomor 021 5789 9999 untuk bertanya tentang kartu kredit. Saya dibantu operator bernama Putra.

Pada saat memberikan informasi operator tersebut bersendawa di line telepon dan terus mengoceh tanpa mengucapkan maaf atas sikapnya yang tidak sopan. Hal tersebut mencerminkan sikap personil BNI yang tidak profesional.

Sebelum kejadian ini saya mengalami kejadian yang sangat memalukan. Rumah saya didatangi kolektor menagih atas tagihan yang sudah saya bayarkan. Sampai-sampai data saya masuk dalam black list Bank Indonesia (BI) denganย  kategori 'macet'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini sudah saya sampaikan kepada pihak BNI berbulan-bulan. Namun, tidak ada respon sama sekali. Pada akhirnya pihak BNI mengakui bahwa itu adalah kesalahan sistem mereka. Tapi, apa efek bagi nasabah tidak dipikirkan oleh pihak BNI.

Sungguh memalukan bank besar dengan skala nasional memiliki personil yang tidak profesional. Mereka hanya memberikan janji-janji palsu. Email-email yang saya kirimkan tidak pernah direspon sama sekali dan janji untuk memberikan surat kolektibilitas lancar BI pun belum saya terima.

Apakah harus melalui media seperti ini komplain saya baru bisa ditanggapi. Saya harap manajemen BNI dapat bersikap bijaksana dalam menyingkapi keluhan yang saya sampaikan. Terima kasih atas perhatiannya.

Muhamad Andri MH
Jl Proklamasi Blok IX No 4 Depok
aan_x3@yahoo.co.id
08161347085




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait