Keluhan
Halo Bank CIMB Niaga. Saya memiliki sedikit pengalaman buruk dengan Bank CIMB Niaga. Pada tanggal 24 Mei 2009 saya melakukan transfer via ATM LippoBank Cabang Sumber Sari Bandung sebesar Rp 900,000 ke Bank NISP (rekening milik Ayah saya). Seperti biasa saya masukkan nomor rekening si penerima berikut kode banknya lalu diikuti dengan jumlah nominalnya. Di layar mesin ATM saya disuruh menunggu. Setelah lama menunggu transaksi dinyatakan batal. Namun, ketika saya cek saldo ternyata saldo saya telah berkurang sebanyak Rp 900,000.
Sesampainya di rumah saya langsung komplain dengan telepon ke 14041. Namun, kata Customer Service-nya transaksi telah berhasil. Saya disuruh menunggu sampai keesokan harinya. Keesokan harinya tanggal 25 Mei 2009 saldo kiriman dari saya belum juga diterima oleh rekening si penerima. Saya langsung komplain ke bank tempat saya membuka rekening. Di sana komplain saya ditanggapi dengan saya harus mengisi formulir.
Tetapi, Customer Service-nya sempat berkata demikian: "Bukannya kalau transfer via ATM itu waktunya dua hari". Belum sempat saya menjawab dia berkata, "Kalau transfer antar bank via ATM harusnya hari dan jam kerja".
Lha, sepengetahuan saya dan pengalaman saya dari dulu, bukannya kalau transfer udang pakai ATM bisa kapan saja dan saldonya akan sampai detik itu juga. Jika memang LippoBank setelah merger memiliki peraturan seperti itu yang menyatakan transfer via ATM selama dua hari kerja dan harus hari dan jam kerja kenapa tidak ada pengumumannya? Dan mengapa menu transfer di mesin ATM-nya tidak di-"disable" saja di luar hari dan jam kerja untuk menghindari kejadian seperti ini.
Terus terang saya kecewa sekali dengan Bank CIMB Niaga. Setelah komplain itu saya disuruh menunggu sampai 2 minggu lamanya yaitu sampai tanggal 8 - 10 Juli 2009. Wah. Terus terang saya tidak bisa menunggu selama itu karena dana tersebut sangatlah dibutuhkan oleh ayah dan ibu saya pada tanggal 1 Juni 2009.
Dengan segala usaha saya komplain ke Bank CIMB Niaga tempat saya membuka rekening. Terakhir saya komplain tanggal 28 Mei 2009 dengan membawa bukti hasil print buku tabungan rekening penerima untuk membuktikan bahwa pada tanggal 24 Mei 2009 tersebut memang tidak ada transaksi sebesar Rp 900,000.Β
Pada komplain terakhir saya diperlihatkan oleh Customer Service di sana bahwa dia telah meng-email kantor pusat di Jakarta sebanyak 5 kali. Namun, tidak ada tanggapan. Lalu saya bertanya apakah uang saya bisa kembali. Customer Service-nya menjawab, "kita lihat saja proses berikutnya nanti".
Kekesalan saya bertambah parah. Mengapa Customer Service-nya tidak bisa mengatakan, "Ya, pasti akan kembali". Jadi tidak tahu apakah uang sebesar Rp 900,000 tersebut akan hilang begitu saja atau bisa kembali lagi ke rekening saya. Kali ini saya sangat kecewa sekali dengan kinerja CIMB Niaga.
Mengapa kesalahan di pihak bank harus saya yang menganggungnya? Uang tersebut akan dipergunakan oleh ayah dan ibu saya. Jika Ayah dan Ibu saya terlambat membayar akan dikenakan denda. Maukah Bank CIMB Niaga menanggung dendanya? Ataukah saya harus pinjam uang dulu untuk mengganti kehilangan dana tersebut sementara menunggu pengembalian dana tersebut. Maukan Bank CIMB Niaga menanggung bunganya?
Apakah memang proses pengembalian uang karena kesalahan pihak bank memakan waktu yang selama itu? Apakah tidak ada cara lain yang lebih cepat selain menunggu belas kasihan dari kantor pusat di Jakarta? Terus terang kali ini saya merasa kecewa sekali dan dirugikan oleh Bank CIMB Niaga.
Saya mohon tanggapan dari Bank CIMB Niaga. Kabar saya tunggu secepatnya karena saya sangat membutuhkan uang tersebut. Terima Kasih.
Alfred Fabianus S
Tel 08122150861
Bandung
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































