Tiga Kali Debet Visa BCA untuk Satu Transaksi Citilink Online

Suara Pembaca

Tiga Kali Debet Visa BCA untuk Satu Transaksi Citilink Online

- detikNews
Jumat, 15 Mei 2009 13:14 WIB
Tiga Kali Debet Visa BCA untuk Satu Transaksi Citilink Online
Keluhan
Sudah setengah bulan proses yang saya tempuh untuk meminta kembali hak saya kepada Citilink atas pendebetan misterius. Terjadi terhadap 1 transaksi tiket online untuk Jakarta - Surabaya pada tanggal 29 April 2009.

Hingga kini dana refund yang dijanjikan akan dikembalikan melalui pengkreditan kembali ke kartu kredit Visa BCA saya masih belum jelas. Apakah benar akan di kreditkan dalam bulan ini atau entah di bulan dan di tahun ini. Besar dana yang di debet secara misterius adalah sebesar Rp 1,410,720 untuk kode booking: JKT-SBY A065I3.

Proses permohonan penjelasan dan pengembalian pendebetan misterius itu pun sudah sangat melelahkan dan cukup menyebalkan. Tanggapan email saya baru dijawab setelah saya melakukan email bertubi-tubi kepada pihak-pihak terkait. Bahkan, sampai ke Customer Care Garuda Indonesia sebagai induk dari Citilink. Juga, setelah saya melibatkan permohonan bantuan kepada pihak internal Garuda Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saya tidak tahu apakah jika saya tidak melakukan itu semua mungkinkah ada tanggapan positif dari pihak Citilink atau tidak. Email balasan dari pihak Citilink pun jika saya cermati seolah hanya asal menjawab tanpa memperhatikan apa yang saya tanyakan sebenarnya. Citilink hanya menjawab seolah saya hanya meminta dana refund saja.

Padahal selain refund dari pendebetan misterius yang telah terjadi saya juga meminta penjelasan kepada Citilink bagaimana hal itu bisa terjadi dan bagaimana tentang sistem keamanan transaksi online yang telah diterapkan oleh Citilink.

Ini semua saya tanyakan karena saya ingin memastikan kemanan transaksi dan data-data Visa card saya yang telah saya input ke Citilink. Apakah pertanyaan tersebut tidak layak dijawab ?

Dan hari Kamis, 14 Mei 2009 jam 20.50 WIB kembali saya dihubungi oleh pihak Call Center Citilink. Bukan kejelasan dan ketenangan yang saya dapat tapi kekesalan dan kekecewaan serta luapan emosi yangย  saya peroleh.

Bagaimana saya tidak emosi. Setelah setengah bulan menunggu kejelasan ternyata yang saya dapatkan 'permintaan kembali bukti transaksi". Padahal bukti tersebut telah saya sampaikan melalui email sebelumnya yaitu pada tanggal 4 Mei 2009 dan 6 Mei 2009. Sungguh sangat mengesalkan. Ternyata benar email-email saya selama ini memang sudah diabaikan oleh pihak Citilink.

Untuk itu saya hanya mengingatkan kepada semua pihak yang akan melakukan transaksi online untuk pembelian tiket melalui Citilink Online. Berhati-hatilah dan segera lakukan cross cek beberapa hari kemudian setelah transaksi. Jangan-jangan anda didebet 3 kali untuk 1 transaksi online seperti yang telah saya alami.

Jika sudah terdebet entah di tahun anda transaksi atau entah sama sekali uang anda akan lenyap begitu saja. Tapi, ingat. Lebih penting adalah keamanan data-data yang telah kita input pada saat transaksi online. Itulah hal yang terpenting yang kita khawatirkan.

Informasi ini saya sampaikan ke khalayak publik setelah saya lelah menyampaikan keluhan secara baik-baik kepada Citilink. Sayang sekali. Begitu gencarnya usaha Garuda Indonesia memperbaikin citra penerbangan Indonesia Citilink sebagai bagian dari Garuda Indonesia Airways tidak ikut berusaha memperbaiki citra induknya.

Eddy Cahyadi
Jl Kecubung 4 No 11 Duren Sawit Jakarta Timur
ghozythoriq@gmail.com
0816103339




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait