Piala Sudirman, Nasionalisme, dan Televisi

Suara Pembaca

Piala Sudirman, Nasionalisme, dan Televisi

- detikNews
Rabu, 13 Mei 2009 09:40 WIB
Piala Sudirman, Nasionalisme, dan Televisi
Keluhan
Kejuaraan bulu tangkis bergengsi di dunia yang latar belakangnya adalah negara Indonesia sebagai pencetusnya sedang berlangsung di China. Tapi, sayangnya (menurut pengamatan saya) tidak ada yang menyiarkan secara langsung.

Padahal bulu tangkis adalah satu-satunya olah raga yang berprestasi tingkat dunia. Di mana rasa nasionalisme para pemilik stasiun televisi (TV)? Bagaimana kami selaku warga negara dapat memberikan dukungan dan doa kalau tidak dapat menyaksikan pahlawan bertanding?

Lain halnya jika pertandingan dari luar negeri. Tengah malam pun tetap disiarkan (Liga Champion, Liga Eropa, F1, Moto GP, dan lain-lain). Bagaimana kami dapat mengenal atlet-atlet bulu tangkis Indonesia saat ini? Stasiun TV hanya menyiarkan aksi pencarian bakat, sinetron yang kurang bermutu, dan hanya untuk mencari keuntungan (rating).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saya mohon pemerintah memberikan masukan kepada stasiun-stasiun TV yang tidak atau kurang memiliki rasa nasionalisme untuk lebih memikirkan hal terbaik untuk olah raga dalam negeri. Bravo Olah Raga Indonesia.

Gege
Cempaka Putih Timur Jakarta
gegesukmono@gmail.com
08121012502




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads