Keluhan
Tragis. Ketatnya persaingan di industri telekomunikasi saat ini rupanya tak membuat Telkomsel takut merugikan konsumennya. Buktinya nomor telepon seluler saya diblokir pada 22 April 2009 karena saya tidak bersedia menalangi tagihan Blackberry Rp 180 ribu yang muncul karena kesalahan Telkomsel. Sebagai pelanggan pascabayar seharusnya saya baru membayar Blackberry untuk pemakaian April 2009. Sebab, Telkomsel baru mengaktifkan Blackberry saya pada 3 April 2009. Tapi, Telkomsel justru menagihnya untuk pemakaian Maret 2009.
Kejadian ini memaksa saya datang ke Gerai HALO Depok pada 18 April 2009. Pihak Gerai mengakui kesalahan ini. Tapi, saya tetap diminta menalangi pembayaran itu dengan janji akan dikembalikan dalam 90 hari. Sebab, sistem di Telkomsel tidak bisa mengakomodasi keluhan saya. Aneh bin ajaib. Perusahaan sekelas Telkomsel punya sistem yang tidak consumer friendly. Saya berkukuh dengan hanya membayar tagihan Maret 2009 sesuai pemakaian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhirnya suami saya terpaksa memenuhinya. Luar biasa. Beginikah cara Telkomsel melayani pelanggannya? Seolah-olah ingin menunjukkan kekuasannya sebagai pemain terbesar di pasar seluler. Saya kira PT Telkom Tbk dan Singtel sebagai induk usaha Telkomsel perlu melihat apa saja yang telah dikerjakan manajamen Telkomsel selama ini.
Fela Agustin,
Sukmajaya, Depok
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































