DetikNews
Rabu 29 April 2009, 16:03 WIB

BMW 320i Lifestyle Baru Luar Biasa

- detikNews
BMW 320i Lifestyle Baru Luar Biasa
Jakarta - Sejak menerima unit baru BMW 320i lifestyle pada Bulan Januari lalu. Bahkan, belum mencapai 2.500 km sudah 5 (lima) kali bolak-balik ke bengkel BMW Cilandak mengeluhkan kerusakan yang sama. Hilang tenaga pada rpm 2000.

Pada kunjungan pertama hingga ketiga saya tidak memperoleh kejelasan mengenai kerusakan yang terjadi. Saya menerima beragam informasi yang menurut saya agak aneh.

Mekanik dari bengkel resmi BMW menyampaikan di antaranya adalah kerusakan tersebut dikarenakan menggunakan bahan bakar Shell yang kurang cocok untuk BMW. Karakter BMW 320i seperti itu karena cc-nya hanya 2000. BMW tidak boleh lama tidak dipakai dan harus dibawa jalan setiap hari.

Meskipun terdengar aneh saya tetap mencoba mengikuti saran tersebut. Namun, tidak juga membawa perbaikan. Hingga akhirnya pada kunjungan keempat (Senin, 6 April 2009) saya memperoleh informasi kerusakan berhasil diidentifikasi yaitu pada komponen DME (Digital Motor Electronic). Luar Biasa!

Butuh waktu hampir 3 (tiga) minggu bagi mekanik BMW untuk menyelesaikan kerusakan tersebut. Termasuk waktu untuk menunggu suku cadang dari Jerman. Begitu keterangan dari Customer Service BMW.

Pada Hari Jumat, 24 April 2009 saya menerima kabar bahwa unit BMW saya telah selesai diperbaiki dan dijamin kondisi seperti baru. Namun, alangkah luar biasa terkejutnya saya ketika belum sampai 500 meter dari bengkel saya kembali merasakan kerusakan yang saya keluhkan dari awal. Bahkan, lebih buruk.

Luar biasa kecewanya saya dengan kondisi ini. Dan saat ini kembali unit BMW saya menghuni bengkel BMW Cilandak dengan diagnosa kerusakan yang berbeda yaitu pada komponen suku cadang mekanikal yaitu cylinder head yang diperlukan penggantian.

Saat ini unit BMW kembali masuk ke bengkel BMW Cilandak dengan tanpa ada kejelasan kapan selesai diperbaiki. Saya jadi bertanya-tanya apakah mungkin merek sebesar BMW mengeluarkan produk cacat produksi ke konsumennya.

Atau BMW Indonesia tidak memiliki prosedur inspeksi produk yang memadai? Bayangkan komponen sepenting DME (Digital Motor Electronic) dan cylinder head bisa lolos dari inspeksi penting seperti ini.

Lalu bagaimana pula dengan kualitas bengkel BMW yang sepertinya tidak memiliki kemampuan memadai dalam menganalisa keluhan yang saya sampaikan lebih awal. Demikian pula halnya dengan respon Customer Service yang sangat lamban dan cenderung tidak responsif.

Hal ini bisa dilihat dari contoh korespondensi email saya per tanggal 8 April yang baru dibalas per tanggal 17 April. Itu pun setelah saya menanyakannya ke pihak Sales yang berhubungan dengan saya (bukan Customer Service).

Jangan sampai kejadian ini dialami oleh para pembaca. Atau luangkan waktu untuk proses pengetesan sebelum serah terima dilakukan. Terima kasih.
 
Ngurah Ari
Cilandak
<\/strong>




(msh/msh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed