Pendamping Herbalife Tidak Juga Memberi Produk

Suara Pembaca

Pendamping Herbalife Tidak Juga Memberi Produk

- detikNews
Senin, 27 Apr 2009 10:22 WIB
Pendamping Herbalife Tidak Juga Memberi Produk
Keluhan
Nama saya Ririe Granita dengan nomor kartu tanda penduduk (KTP) Medan 12 070 4670 97 8000 1 bertempat tinggal di Taman Setiabudi L-5 Medan Sunggal. Saya warga Jakarta yang pindah ke kota medan sejak April 2008. Usia saya 30 tahun. Menikah dengan 2 anak balita.

Saya mengenal Herbalife melalui internet sejak di Jakarta dan menkonsumsinya sejak awal Mei 2008 melalui Pameran Herbalife di Hotel Angkasa ketika saya menginap di sana. Konselor saya bernama Poppy nomor handphone (HP) 0813 757 6898 0 dan 06177751608 (wajahnya ada di iklan Herbalife Medan dalam bentuk kartu atau brosur) dan A Ling, rekannya, saya tidak menyimpan data HP-nya, oleh karena yang mengurus saya akan produk dan pembayaran adalah saudari Poppy. Saya menulis email dan surat ini sebagai komplain atas perilaku konselor saya dan ingin menanyakan secara resmi pada Herbalife Indonesia.

Kronologis berita: ketika masa transit pindah ke Medan saya sekeluarga menginap di Grand Angkasa Hotel Medan. Usai sarapan pagi ada Stand Herbalife dan saya konsultasi ke sana. Suami sepakat saya ikuti terapi Herbalife karena mereka menyatakan produk aman sehat untuk ibu menyusui.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu anak kedua saya laki-laki berusia 1 tahun 5 bulan. Saya adalah ibu menyusui tanpa tambahan susu formula apa pun. Hanya ASI dan memberikan secara langsung tanpa perah kepada bayi karena saya tidak bekerja di luar rumah.

Dengan penjelasan mereka akan kemananan produk untuk kondisi saya maka saya ikut. Mulai dengan paket cepat tertinggi senilai sekitar 1,5 juta diberikan 1 thermojestic, 3 milkshake, 2 lippobond, 2 cellu, 1 fiber, 1aloevera, dan perangkat minumnya. Saya agak lupa jumlah detilnya yang pasti lengkap untuk terapi penurunan berat badan.

Cepat respon sang konselor untuk mengantar produk ke kamar saya dan cash hari itu juga saya bayar untuk paket tersebut. Janji mereka nanti dipantau berkala berat badan dan lemak dengan setiap minggu datang ke rumah saya untuk pengukuran.

Minggu depannya datang ke rumah mengukur sembari membawa tawaran paket dengan mengatakan ada promo dari Herbalife dengan membeli paket 9 juta dan ada 15 juta (detil angka saya tak ingat). Konsumen mendapatkan produk lebih dari itu karena ada off berapa puluh persen. Akhirnya karena saya memang masih butuh terapi beberapa bulan ke depanΒ  saya menerima tawaran paket pertama senilai hampir 9 juta.

Di kedatangan itu konselor mengukur berat badan dan lemak saat penawaran produk. Saat itu saya tertarik dan akan membicarakan dengan suami dan disetujui beberapa hari kemudian datang membawa produk dan detil jumlah saya lupa. Saya hanya ingat 5 botol thermojestic yang baru tercakup di situ. Saya bisa memilih jumlah paket asal sesuai harga.

Cash saya bayar di kedatangan itu namun tidak ada pengukuran lagi berat badan dan lemak karena masih hitungan baru diukur berapa hari lalu. Jadi saya mengalami 1 kali pengukuran di hotel dan 1 kali ketika ke rumah untuk tawarkan paket produk.

2 minggu sudah berjalan saya konsumsi Herbalife. Agak repot ketika meminum thermojestic. Saya pipis berkali-kali. Cukup lelah juga. Saya diminta minum 1 botol aqua ukuran 1,5 liter yang telah diisi 1 sendok teh thermo+ 6 tutup aloevera. Dan, setiap minum 1 gelas campuran tersebut diselingi 1 gelas air putih yang berasal dari 1 botol air mineral ukuran botol aqua 1,5 liter. Total minimal 1 hari saya wajib minum 3 liter air. Kembung pasti. Tapi, saya bersungguh-sungguh karena mengingat bayi saya sangat kuat menyusu dan saya sering buang air kecil. Takut dehidrasi ke saya atau kualitas ASI berkurang.

2 minggu terapi berjalan tiba-tiba saya merasa sangat sakit ketika pipis. Perih dan 2 hari dari rasa nyeri tiba-tiba air seni saya tidak keluar melainkan darah segar bercampur air pipis. Saya kaget dan untuk yang sudah mengalaminya bisa membayangkan seperti apa sakitnya.

Saya bingung apa sebabnya? Dan, hari itu juga saya meriang, demam, dan tidak sanggup bangun dari ranjang. Saya menghentikan mengkonsumsi thermojestic karena sakit bukan main ketika buang air kecil. Saya teliti satu per satu produk yang saya konsumsi. Oh, thermo berbeda. Ada peringatan resmi dari Herbalife: tidak dianjurkan untuk wanita hamil, dan menyusui. Lalu, kenapa konselor saya memberikan ini?

Saya konsul ke Tante saya yang seorang dokter spesialis kandungan di Jakarta. Dia mengatakan itu positif infeksi saluran kemih. Saya ditanya apa kurang minum? Tidak! 3 liter sehari apa kurang. Atau menahan pipis? Tidak! Selama transit perpindahan saya di hotel dan 2 minggu ini di rumah saja. Atau pipis di tempat umum yang mungkin bebersih dengan air tidak steril dan closet ada bakteri? Tidak! Saya jawab karena saya banyak menghabiskan waktu di kamar hotel dan rumah baru saja. Baru ketemu penyebabnya.

Saya meminum thermo tersebut menguras sebagian besar cairan yang dibutuhkan oleh tubuh saya sendiri. Sebagian besar cairan tubuh saya diserap bayi saya yang aktif menyusui setiap 2 jam minimal. Dan, tubuh saya "tekor alias defisit" akibat dikeluarkan dalam bentuk air seni dan diserap baby. Untuk minum lebih dari 3 liter saya sudah mencoba namun tidak sanggup. Kembung.

Kecewa dan rasa jadi obyek percobaan oleh konselor. Sedangkan resmi di situ tertulis ada peringatan tidak dianjurkan untuk anak, ibu hamil dan ibu menyusui. Saya SMS konselor Poppy dan A Ling. Saya melaporkan kondisi saya akibat thermo. A Ling menyarankan "minum aloevera" sebagai antibiotik alami dan bagusnya teguk saja langsung tidak usah dicampur air. Aloevera itu fungsi antibiotik alami mematikan bakteri. Saya ikuti saran itu karena memang saya bukan pengkonsumsi antibiotik dan mencegah seminim mungkin makan maka saya obati dengan aloe tersebut.

Jawaban Konselor Poppy mengatakan, "adik saya habis melahirkan menyusui juga minum itu gak apa-apa mbak" (saya katakan kondisi saya ibu ASI full tanpa campuran tambahan susu formula bayi dan menyusui aktif). Keukeuh (ngotot) tidak apa-apa karena adiknya pakai itu tidak apa-apa. Dia menyarakan saya minum aloeveranya juga.

Akhirnya saya mengatakan, "ya, sudah Mbak, produk ini berisiko untuk saya. Tukar sja dengan item yang gak bermasalah dengan saya".

Saya pilih lippo bond dan cellu. Sebenarnya saya merasa dirugikan secara kesehatan dan uang. Jelas tercantum peringatan resmi Herbalife Indonesia atas produk tersebut, kok, Konselor Poppy berani-beraninya menyamakan semua konsumen seperti adiknya. Saya tidak mau berpanjang lagi. Ambil jalan tengah tukar saja. Saya kembalikan 5 thermojestic tersebut.

Saat Konselor Poppy datang berikutnya di waktu untuk pengukuran berat badan dan lemak dia tidak melakukan. Alasannya buru-buru lagi bawa keluarga. Dia hanya membawa milkshake yang saya tukar rasa (saya menukar rasa vanila ke coklat atau stroberi) dan saat itu saya kembalikan 5 thermojestik dan dia bilang tidak bisa cepat. Saya bilang oke. Saat itu menjelang bulan puasa yaitu akhir Juli mungkin. Saya mengatakan produk saya habis pas lebaran. Jadi, tolong jangan lebih dari lebaran agar bisa dikonsumsi lanjutan tak putus. Iya janjinya.

Tunggu dan tunggu September 2008 Konselor Poppy tidak datang. Setiap di-SMS jawabannya manja bilang, "sabar ya say.. lagi belum sempat. lagi kursus dance nih'. Setiap SMS lagi "lagi sibuk nih program kantor keluar kota or negeri say alupa". Di-SMSM lagi "lagi di aceh, nikahan keluarga", dan terlalu banyak alasan yang tidak profesional bikin saya geli melhiat jawabannya. Seperti tidak punya manajemen kerja untuk klien saja.

Hingga Januari tidak datang juga barter barang. Sampai ke Februari saya ultimatum, "Mba kalo memang gak bisa barter tolong kembalikan saja dana saya. Percuma saya dah beberapa bulan ini terputus terapi. Mba juga tidak penuhi janji dan kewajibab konselor kepada saya sebagai customer. Mana program pantau berat badan berkala, lemak. Gak ada lagi. Mba tidak sungguh-sungguh me-maintaince program saya". Dapat penjualan paket besar langsung hilang dari tanggung jawab.

Saudari Poppy tetap bersikukuh bahwa dia tidak salah dengan meberikan saya thermojestik. Alasannya pertama adiknya tidak apa-apa memakai itu. Saya kembalikan pada dia "untuk apa Herbalife resmi memberi peringatan di kemasan tidak untuk ibu menyusui thermo tersebut? tolong jelaskan". Sampai di situ Konselor Poppy hanya bisa bilang minta maaf dan janji akan antarkan produk.

Saya tidak habis pikir. Kok, tidak profesional sekali. Sudah jelas dari awal Januari ultimatum saya bila tidak ada juga produk diantar hingga bulan Januari 2009. Lebih baik saya hentikan program dan kembalikan dana 5 thermojestik saya (tolong Bapak dan Ibu dari Manajemen Herbalife dipikirkan apa masih kurang toleransi saya menunggu dari Agustus 2008 hingga Januari 2009).

Konselor Poppy akhirnya berjanji akan mengembalikan. Dia bilang awal Februari tunggu bonus kantor. Saya SMS lagi dia jawab "tunggu bonus kantor keluar awal maret 2009". Saya SMS lagi "lagi diluar kota ada nikahan spupu'. Saya SMS lagi "lagi dluar kota spupu meninggal" dan Saya SMS lagi bilang "lagi antar orang sakit".

Bapak dan Ibu Manajemen Herbalife Indonesia Konselor Poppy 'tidak pernah' mengabari saya baik SMS atau telepon setiap tempo janjinya berakhir untuk mengabarkan dia belum bisa memenuhi janji. Baik antar barang atau kembalikan uang. Selalu dari saya 100% harus SMS dan telepon dia dulu baru dijawab.

Kadang seperti anak kecil, "maaf ya say, lagi diluar kota nih". Atau belum sempat nih". Enteng sekali. Apa seperti ini training Konselor Herbalife yang diberikan tentang cara melayani klien?

Jawaban Konselor Poppy ketika ditagih pengembalian, "maaf lagi antar orang sakit". Dan, saya tanya kapan akan mengembalikan dana saya tidak ada jawaban lagi hingga email ini saya tulis pada hari Jumat 17 April 2009 jam 10.43 pagi. Saya tulis email ini sebagai intinya pertanyaan saya pada Herbalife Indonesia:

- Mengapa anda mengajarkan konselor untuk meberikan produk thermojestik pada ibu menyusui sedangkan 'jelas' tertulis di kemasan hal itu "not recommended for nursing mother".Β 
- Mengapa pola pelayanan klien dari konselor Herbalife seperti itu? Saya sebagai klien dengan sepenuhnya patuh membayar tunai mengikuti aturan. Tapi, kok sepertinya "dapat uang jutaan lalu menghilang dari peredaran. Tinggalkan klien yang kebingungan".
- Bagaimana tanggapan Herbalife Indonesia dengan kondisi saya saat ini dengan dana 5 thermojestik saya tidak juga dikembalikan oleh konselor resmi Herbalife Medan.
- Konselor saya saat itu tidak memenuhi janjinya untuk pengukuran berkala atas terapi. Dia hanya datang untuk mengukur 1 kali di hotel sebagai awal, 1 kali di rumah. Selanjutnya hanya bawa produk dan terima bayar dan hilang. Apa ini janji Herbalife tentang pendampingan program?
- Apakah kasus ini penipuan dengan membawa dana saya tidak dikembalikan atas produk yang diberikan bertentangan dengan aturan pakai resmi Herbalife? Penyelesaian saya ke Herbalife atau aduan delik hukum ke yang berwenang? Tolong tanggapan Manajemen Herbalife Indonesia.

Demikian surat saya. Saya cc-kan untuk beberapa pihak. Terima kasih dan salam.

Ririe Nurdin
Tasbi-Medan
061-76391289




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads