Tidak Mungkin Terpilih Diberikan Kartu Visa Gold PermataBank

Suara Pembaca

Tidak Mungkin Terpilih Diberikan Kartu Visa Gold PermataBank

- detikNews
Jumat, 24 Apr 2009 17:04 WIB
Tidak Mungkin Terpilih Diberikan Kartu Visa Gold PermataBank
Keluhan
Pada tanggal 16 April 2009 saya dihubungi oleh Telemarketing dari PermataBank. Telemarketing itu mengatakan bahwa saya menjadi nasabah terpilih untuk diberikan kartu kredit Visa Gold dengan limit 9 juta dan free anuual fee selama setahun. Juga bunga 0% setahun.

Menurut akal sehat saya tidak mungkin ada bank yang mau memberikan bunga kartu kredit 0% setahun. Karena, bank bukanlah dinas sosial yang bersedia meminjamkan uangnya dengan cuma-cuma begitu saja.

Saya mencoba membantah dan mengatakan bahwa itu pasti bukan bunga. Tapi, adalah bunga untuk cicilan tetap. Telemarketing PermataBank membantah dan dengan pede-nya mengatakan bahwa itu benar dan di sanalah keunggulan banknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saya sangat tidak percaya 100%. Tapi, ya, sudahlah. Saya pikir paling-paling bunganya 3.5% sama seperti bunga kartu kredit bank pada umumnya.

Lalu, saya terima penawaran itu karena saya pikir tidak ada ruginya. Kalau tetap tidak mau nantinya bisa ditutup kembali. Telemarketing tersebut kemudian menyebutkan data-data pribadi saya dan saya cocokkan.

Sekali lagi Telemarketing berbohong dengan mengatakan bahwa kartunya sudah dapat diterima pada hari Jumat depannya. Tetapi, hari Kamis, 23 April 2009 saya coba cross check ke PermataBank ternyata tidak ada data saya sebagai applicant di database kartu kredit mereka.

Kenapa PermataBank tidak mendidik Telemarketing-nya untuk menyampaikan hal-hal yang benar? Pertama, dengan bersikeras bahwa bunga retailnya sebesar 0%. Setelah saya cek ternyata untuk klasik adalah 4.5% (sangat tinggi dibanding bank lain) dan untuk Gold bunganya 3.5%.

Iya, kalau benar saya ditawari Gold. Bagaimana kalau Telemarketing-nya berbohong kembali dan ternyata saya ditawari hanya klasik. Tentu bunga yang dikatakan Telemarketing sebesar 0% sangat berbeda jauh dengan kebenarannya.

Dan, kekecewaan saya sekali lagi adalah setelah seminggu ternyata nama saya pun tidak ada di database applicant kartu kredit. Padahal mereka menjanjikan besok kartu paling lambat bisa diterima.

Apa benar itu adalah Telemarketing PermataBank? Kalau iya kenapa sampai sekarang di database bank itu nama saya tidak ada? Kalau bukan dari mereka lalu data saya bocor? Kenapa Telemarketing-nya bisa tahu secara pasti nomor rekening saya.

Saya harap bank mengajarkan Telemarketing-nya untuk menyampaikan hal-hal yang benar. Tidak dengan melebih-lebihkan untuk merayu customer.

Kekecewaan saya yang lain dengan PermataBank adalah di antara beberapa bank yang saya gunakan saya paling malas kalau harus menelepon Call Center PermataBank. Kenapa? Karena untuk bisa bicara lama sekali menunggunya. Setelah bicara pun diproses juga lama dan harus menunggu ini dan itu lagi.

Bahkan, hari Kamis, 23 April 2009 saya harus menunggu 15 menit untuk bisa bicara dengan Call Center PermataBank. Dan, bayangkan kalau saya buru-buru atau menelepon dengan handphone. Betapa dirugikan saya sebagai nasabahnya. Terima kasih.

Lydia
Jl Pondok Bambu Jakarta
dia.khalim@gmail.com
8628461




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait