Keluhan
Sebenarnya sudah tidak aneh lagi bagi saya dapat uang kertas kembalian pembayaran tol dalam kondisi yang lusuh, lecek, dan bau. Para pengguna jasa jalan tol yang lain pun kemungkinan besar pernah mengalaminya. Perputaran uang dengan kondisi tersebut merupakan masalah klasik antara petugas gerbang tol dengan konsumen pengguna jalan tol. Tetapi, pengalaman saya tadi malam (Minggu, 12 April 2009) benar-benar menyebalkan.
Sekitar pukul 23.00 saya dan isteri dari arah Tol Cikampek keluar di Gerbang Tol Bekasi Timur 2, asal Gerbang Padalarang Barat. Pada saat itu dari 2 gerbang tol yang tersedia, hanya 1 yang dibuka yang dilayani oleh seorang Bapak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah beberapa saat berjalan isteri saya memeriksa uang kembalian tersebut. Total uang kembalian yang kami terima Rp 17,000. Berupa dua lembar uang kertas pecahan Rp 1,000, satu lembar pecahan Rp 5,000, dan satu lembar uang pecahan Rp 10,000.
Nah, kondisi uang Rp 10,000 ini menurut saya sudah sangat tidak layak lagi untuk digunakan bertransaksi. Lusuh, lecek, berbau tidak sedap, dan yang lebih parah lagi kondisinya terpotong. Alias saya terima dalam keadaan tersobek 'tidak utuh'. Ada bagian yang hilang. Sekitar 1,5 cm dari sisi uang kertas tersebut (gambar terlampir).
Keadaan tidak memungkinkan saya untuk berbalik arah dan meminta penggantian ke petugas tol. Mungkin memang salah saya yang tidak meneliti lagi kondisi uang kembalian segera setelah saya terima.
Tetapi, tidak mungkin juga kalau uang tersebut tidak disengaja diberikan oleh petugas gerbang tol. Sudah sewajarnya kalau kondisi uang tersebut harus diperiksa lagi sebelum diserahkan ke konsumen.
Saya juga "tidak tega" untuk menggunakan kembali uang tersebut bertransaksi. Apalagi untuk dibayarkan kembali ke petugas gerbang tol. Halo Jasa Marga. Saya berharap dapat memperbaiki pelayanannya.
Okky KMZ
Komp Taman Bekasi Asri
Jl Asri 6 No 3 Bekasi
ciloox@yahoo.com
08567893100
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.










































