Apply ABN Amro yang Platinum Tapi yang Datang Gold

Suara Pembaca

Apply ABN Amro yang Platinum Tapi yang Datang Gold

- detikNews
Kamis, 12 Mar 2009 16:40 WIB
Apply ABN Amro yang Platinum Tapi yang Datang Gold
Keluhan
Sekitar bulan November 2007 saya ditawari Sales ABN Amro di terminal A Bandara Soekarno Hatta untuk aplikasi kartu kredit ABN Amro Bank. Dengan berbagai macam fitur dan kelebihan yang ditawarkan. Salah satunya Free iuran tahunan.

Saya setuju untuk melakukan aplikasi kartu kredit Platinum. Saat itu sang Sales menerangkan bahwa jika dalam 3 bulan kartu tidak dipakai sama sekali berarti otomatis kartu dibatalkan dan tidak ada tagihan yang perlu dibayarkan.

Sekitar 3 bulan berselang sekitar bulan Februari 2008 saya mendapatkan, bukan hanya satu tapi 2, kartu dari ABN Amro. Kartu Gold dan I-pay Card. Merasa saya tidak pernah mengajukan aplikasi kartu-kartu itu saya acuhkan saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada saat Phone Officer melakukan pengecekan via telepon saya informasikan bahwa saya merasa tidak melakukan aplikasi kartu Gold. Apalagi I-Pay Card sehingga saya minta aplikasi dibatalkan saja. Phone Officer akhirnya meminta saya menggunting kartu dan menerima pembatalan aplikasi.

Nah, anehnya tanggal 10 Maret 2009 saya mendapatkan pengiriman kartu lagi. Gold Card dan I-pay Card dari RBS Bank. Saya jadi bingung. Apakah memang RBS/ABN Amro sedemikian tidak profesionalnya?

Lucunya lagi, sekitar bulan Juni atau Juli 2008 saya pernah ditawari oleh seorang Sales ABN Amro untuk kartu kreditnya. Saat itu saya berkata, "Mas, saya pernah apply kartu, tapi saya batalkan karena tidak sesuai dengan perjanjian awal".

Sang Sales menjawab, "Ooo ... waktu itu Bapak apply yang Platinum, tapi yang datang Gold Card, ya, Pak". Saya kaget, dan akhirnya mengerti, bahwa ini memang trik dari pihak ABN Amro/ RBS.

Jerry A H
Jl Digital 13 Balikpapan
jerry@telkom.co.id
05427042130



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads