Keluhan
Beberapa minggu ini hidup saya dan keluarga menjadi tidak tenang atas ulah bagian penagihan HSBC. Kejadian berawal saat tanpa sepengetahuan kami penjaga anak-anak saya bernama Sdri Widyawati ternyata berhutang kepada Pinjaman HSBC. Kami mengetahuinya setelah dia pulang ke kampungnya di Pekalongan pada Maret 2008. Tak hanya HSBC. Dia juga mengemplang utang kepada beberapa orang dan mengambil kreditan beberapa barang. Semua saya tahu belakangan setelah dia berpamitan pulang.
Sejak itu hampir tiap bulan kami menerima telepon dari HSBC dengan nada yang tidak bersahabat. Saya sudah menjelaskan semuanya bahwa Sdri Widyawati sudah tidak berada di rumah ini dan dia bukan pemilik rumah yang saya tempati. Rumah itu adalah milik saya tentu saja yang saya beli sejak tahun 2000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan nada melecehkan dia memaksa saya untuk membayar sejumlah uang. Saya bergeming karena saya merasa tidak berhutang dan saya juga menjadi korban dari ulah Sdri Widyawati.
Hari berikutnya mereka datang lagi dengan nada bicara tinggi hingga tetangga kanan kiri rumah saya mendengar semua. Karena anak-anak saya ketakutan dengan berat hati saya membayar sejumlah uang yang mereka minta.
Terakhir, penagih datang lagi dua pekan lalu ketika saya dan suami tidak berada di rumah. Selain marah-marah dia juga nyaris memukul pembantu saya. Sejak itu anak-anak saya trauma jika ada telepon berdering atau seseorang bertamu dengan naik motor. Saya pun meninggalkan rumah untuk bekerja dengan perasaan was-was selalu.
Hari ini seorang perempuan bernama Vera menelepon untuk menanyakan hubungan saya dengan Widyawati. Saya katakan bahwa saya mengambil dia sebagai penjaga anak-anak saya dan belakangan karena anak-anak sudah besar ia bekerja sambilan di Taman Kanak-kanak di dekat rumah. Kemudian dia memutus sambungan telepon begitu saja.
Saya tidak berkeberatan untuk bekerja sama dengan pihak HSBC. Semisal membuat laporan polisi bersama karena saya pun sebenarnya adalah korban dari ulah Sdri Widyawati. Namun, pihak HSBC memperlakukan saya seolah-olah sayalah yang mengemplang utang dan melakukan tindakan teror untuk memaksa saya membayar utang yang tidak pernah saya lakukan.
Beginikah sikap sebuah bank besar yang mengaku ber-"tradisi Anda" itu?
Siwi Suriadji
Vila Dago Pamulang Tangerang
siwi12510@yahoo.com
08121078797
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































