Keluhan
Sebagai pemegang kartu Citi Garuda. Saya dikecewakan oleh perlakuan dari Citibank. Hal ini makin meyakinkan saya bahwa nasabah hanya sebatas angka oleh Citibank karena segala sesuatunya dilaporkan by system, automatically ke Bank Indonesia dan Asosiasi Kredit.Sebelumnya saya pernah lakukan penutupan kartu Citi Gold setelah melunasi seluruh saldo tagihan termasuk Eazy Pay dan tiga kali dikonfirmasi oleh petugas Citiphone (Jane, Panca, dan Lory). Bahkan saya sudah menerima surat pembatalan keanggotaan kartu kredit tertanggal 19 Januari 2009.
Namun, alangkah terkejutnya saya ketika diinformasi oleh salah satu bank swasta lain bahwa saya telah di-black list oleh Bank Indonesia (BI) karena masih memiliki kewajiban terhadap Citibank. Sewaktu saya menghubungi Citiphone Officer tangagl 11 Februari 2008 diberitahu Citiphone Officer tidak ada masalah pembayaran atau pun hutang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saya sangat menyesalkan yaitu pengajuan penutupan kartu saya telahย disetujui. Saya malah dikirimkan tagihan overlimit. Kemudian perihal selisih Rp 13,000 dari pembayaran sama sekali tidak ada Citiphone collector yang terkenal "gigih" pernah sekali pun menagih saya.
Ternyata kekurangan pembayaran Citibank (terlepas seberapa kecil angkanya)
diperlakukan seolah kita sudah tidak pernah bayar enam bulan atau berhutang miliaran. Jika kita ikuti pemberitaan justru yang hutang miliaran malah diperlunak. Alangkah ironisnya.
Muljati
Kav Polri Jakarta
muljati88@gmail.com
0811152633
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































