Berlangganan TELKOMVision Bukan "Global"

Suara Pembaca

Berlangganan TELKOMVision Bukan "Global"

- detikNews
Jumat, 20 Feb 2009 12:04 WIB
Berlangganan TELKOMVision Bukan Global
Keluhan
Saya mau sharing pengalaman buruk berlangganan TELKOMVision. Sejak pemasangannya pada bulan September 2008 (no pelanggan 41046401638) saya sudah dua kali menerima pengalaman tidak mengenakkan atas pelayanan TELKOMVision sehingga membuat saya bertindak untuk menuliskannya di sini. Mengingat kalau satu kali mungkin kebetulan. Kalau dua kali berturut-turut mengalaminya berarti sudah standar pelayanannya yang "rendah".

Berikut adalah kesan saya atas TELKOMVision:

1. Lambat. Sejak hari Senin (9/02/09) malam sinyal TELKOMVision sudah tidak bisa diterima di rumah saya. Kemudian sejak hari Selasa hingga hari Kamis pada minggu depannya (19/02/09), berarti sudah 10 hari, saya setiap hari harus menelepon Call Center-nya 14047 untuk ditindaklanjuti (dengan Pram, Diana, Riska, Anderson, Omar, dan lain-lain), dengan Standar Pelayanan yang dijanjikan maksimal 2 x 24 jam sudah ada tindakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saya hingga saat ini sudah menunggu hingga 10 hari untuk mendapatkan pelayanan (500% mundurnya). Parahnya, koq, pelanggan yang proaktif sampai tiap hari menelepon.

2. Keluhan bukan prioritas. TELKOMVision ternyata tidak pernah mencatat keluhan pelanggannya. Setiap kali saya menelepon Call Center-nya, tiap itu pula saya harus menjelaskan kembali keluhan saya, dan tiap kali juga dijanjikan SLA 2 x 24 jam untuk tindak lanjutnya, ketika saya komplain karena sudah berkali-kali saya keluhkan, jawabannya sungguh "profesional".

Karena saya baru menerima keluhan bapak hari ini, jadi bila ingin ditindaklanjuti, saya harus memasukkan komplain Bapak, sebagai komplain baru. Bagaimana sih. Saya kan berhubungan dengan perusahaan. Bukan dengan personal.

3. Mata duitan. Ternyata TELKOMVision men-charge pelanggan bila ada keluhan yang menyebabkan teknisi harus datang ke lokasi (200 ribu flat). Padahal belum tentu kerusakannya parah. Bahkan mungkin antena/ pointing cuma bergeser.

Alasan di balik charge ini adalah TELKOMVision menggunakan mitra kerja sebagai installer. Jadi bila saya dipasang oleh "Global", untuk seterusnya akan ditangani oleh mitra yang sama. Lho, apa peduli saya TELKOMVision harus kasih bisnis ke perusahaan lain, yang saya tahu saya berlangganan TELKOMVision bukan "Global".

Saya pernah berlangganan dengan kompetitor, dan tidak ada yang namanya teknisi datang ada charge-nya. Mereka bertanggung jawab atas pelayanan karena saya sudah membayar tiap bulannya, sehingga timbal baliknya adalah service.

Terkesan bahwa kualitas pemasangan hardware hanya bisa bertahan rata-rata tiga bulan sekali. Adalah taktik yang dipakai agar mitranya tetap dapat income karena mereka yang akan datang tiap kali ada masalah. Hal ini diperkuat dengan pengalaman dua kali keluhan saya disebabkan karena pemasangan antena yang tidak benar (ngaco kok berulang).

Pertama ada bagian yang tidak dipasang sehingga dish bergeser (sengajakah biar tidak tahan lama?). Kedua, ada bagian antena yang tidak boleh kena air malah disimpan sembarangan sehingga pada musim hujan begini jadi basah kuyup.

4. Televisi berbayar atau hanya provider saja tidak jelas. TELKOMVision terkesan melepas tanggung jawab atas hasil kerja mitranya tersebut. Suatu saat pernah Call Center malah mengatakan, "wah, Bapak dulu dipasang oleh "Global". Bapak telepon saja ke sana". Wow.

Padahal dengan berlangganan TELKOMVision saya sudah membayar di muka (satu tahun - dari NPV saja saya sudah rugi). Dan, ini kualitas yang saya dapat. Service yang lambat dan service di-charge.

Selain saya tidak bisa menikmati siaran yang sudah saya bayar, belum lagi kerugian intangible, seperti bikin saya kesal, buat saya kehilangan waktu, kerjaan saya terganggu karena terus-terusan menelepon Call Center (bukan Customer Service - karena saya sebagai customer tidak di-service).

Taufick Imanudiin
Jl Perkutut Raya No 5 Tebet Jakarta
coyzmann@yahoo.com
021-8313362



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads