Keluhan
Pada tanggal 9 Februari 2009 saya belanja di Alfamart di Jalan Raya Jatimakmur Pondok Gede. Jujur, saya katakan di sini sebenarnya saya malas untuk berhenti di Alfamart karena pengalaman belanja yang tidak menyenangkandi Alfamart (Alfamart yang pernah saya kunjungi).
Berhubung sudah agak larut malam dan anak saya merengek untuk dibelikan sesuatu maka terpaksalah saya menepi untuk sekedar belanja es krim kegemaran anak saya. Setelah selesai saya langsung menuju kasir untuk membayar. Dan, benar saja apa yang saya bayangkan terjadi.
Coba bayangkan. Saya belanja sebesar 30,700 rupiah lalu saya bayar dengan uang 50,000 rupiah harusnya kembali 19,300. Tapi, dengan entengnya si Mas Kasir memberi saya 19,000 + 3 buah permen tanpa bilang sepatah kata pun. Bahkan terima kasih pun tidak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
inisiatif dari pegawainya untuk sedikit mendongkrak penghasilan? Atau memang Alfamart sudah tidak mengenal pecahan di bawah 500 rupiah?
Ini kejadian yang ke sekian kalinya (yang pasti sudah lebih dari 10 jari tangan saya). Bahkan pernah saya tanya dengan baik-baik, "apakah nanti kalau saya belanja sebesar 200 rupiah atau saya kurang 100 rupiah boleh saya bayar dengan permen?" Namun, kasir malah cuma senyum saja.
Bagaimana pun saya sebagai konsumen membayar dengan uang. Saya berharap jangan kembalikan uang kami dengan permen yang notabene tidak kami perlukan. Untuk menajemen Alfamart saya juga berharap memperhatikan hal tersebut. Kejadian ini bukan hanya terjadi di satu dua tempat saja. Sekian dan terima kasih.
Haryo Pambuko
Komp Duta Indah Pd Gede Bekasi
haryo@deltamas.co.id
081510861092
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































